IMM Toyota - Mojokerto
Kitoshindo
Birth Beyond

Satu Korban Hanyut di Sungai Mojokerto Ditemukan Meninggal Dunia

Avatar of Jurnalis : Joe - Editor : Muzakki
Proses evakuasi jasad korban hanyut terbawa arus sungai di Mojokerto. (Joe/kabarterdepan.com
Proses evakuasi jasad korban hanyut terbawa arus sungai di Mojokerto. (Joe/kabarterdepan.com

Kabupaten Mojokerto, Kabarterdepan.com – Usaha pencarian pasangan suami istri (Pasutri) yang hanyut terbawa arus sungai di Dusun Watu Tumang, Desa Candi Watu, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto membuahkan hasil.

Salah seorang korban bernama Ririn Martiningsih (53), ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Tubuh korban ditemukan oleh warga di aliran sungai Desa Kutoporong, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu (10/2/2024) sore.

Responsive Images

Kapolsek Bangsal, AKP. M. Khusen mengatakan, belum bisa memastikan apakah mayat tersebut ada hubungannya dengan korban yang hanyut di sungai Desa Candi Watu, Kecamatan Pacet. Pihaknya masih berkoordinasi dengan Polsek Pacet dan Satreskrim Polres Mojokerto untuk memastikan identitas korban.

“Hasil olah TKP sementara, mayat tersebut berjenis kelamin perempuan. Saya berkoordinasi dengan jajaran Polsek Pacet guna memastikan apakah mayat tersebut ada hubungannya dengan korban yang hanyut di sungai Desa Candi Watu, Kecamatan Pacet.,” jelas Khusen.

Khusen juga masih menunggu keterangan dari Satreskrim Polres Mojokerto guna memastikan hasil pemeriksaan Tim Inafis Satreskrim Polres Mojokerto.

“Saya masih menunggu hasil pemeriksaan dari tim medis kamar jenazah RSUD Dr. Soekandar, Mojosari dan tim Inafis Satreskrim Polres Mojokerto apakah korban yang ditemukan masih ada hubungan dengan korban hanyut terbawa arus sungai di Desa Candi Watu, Kecamatan Pacet,” pungkas M. Khusen.

Terpisah, Wawan, Anggota BPBD Provinsi Jatim, pihaknya membenarkan telah menemukan 1 korban atas nama Ririn Martiningsih. Namun korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

“Tubuh korban yang terseret arus sungai di Desa Candi Watu sudah ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di aliran sungai di Desa Kutoporong, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto atas nama Ririn Martiningsih, sesuai data informasi yang didapat dari kamar jenasah RSUD Dr. Soekandar, Mojosari. Itu dipastikan dari hasil pemeriksaan sidik jari yang dilakukan dari tim Inafis Satreskrim Polres Mojokerto,” pungkas Wawan.

Diberitakan sebelumnya, pasangan suami istri (pasutri) Ari Budi Yuwono (53) dan Ririn Martiningsih (53) dilaporkan hanyut terseret arus sungai saat mandi di sungai Banyak yang berada di Desa Candi Watu, Pacet, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (10/2/2024) siang.

Saat itu pasutri warga Jalan Panderman Raya, Perum Wates, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto pergi berlibur ke rumah saudara di Pacet. Pasutri tersebut kemudian mengajak 4 keponakannya mandi di sungai, masing-masing Alma (15), Ibra (10), dan Ata (6), dan Kamsa (6).

Setelah keenam orang tersebut turun ke sungai, tiba-tiba turun hujan deras. Debit air sungai mulai tinggi. Mereka berenam mencoba naik ke bantaran sungai. 4 anak kecil berhasil naik ke atas sungai. Namun Ari Budi Yuwono dan Ririn Martiningsih masih berusaha naik. Tiba-tiba hempasan air sungai yang kuat menyeret dua korban tersebut.

Saat ini Tim SAR dan relawan masih melakukan pencarian terhadap tubuh Ari Budi Yuwono (53). Hingga berita ini ditayangkan, korban Ari Budi belum ditemukan. (*)

Tinggalkan komentar