IMM Toyota - Mojokerto
Kitoshindo
Birth Beyond

Kekeringan Melanda Tiga Desa di Mojokerto

Avatar of Nanda
kekeringan melanda tiga desa
Kekeringan melanda tiga desa, BPBD Kabupaten Mojokerto salurkan air bersih untuk warga (BPBD Mojokerto)

KABUPATEN MOJOKERTO, KabarTerdepan.com – Memasuki musim kemarau,  kekeringan melanda tiga desa di Kabupaten Mojokerto. Tiga desa yang terdampak kekeringan air bersih ini meliputi Desa Kunjorowesi dan Desa Manduro Manggunggajah di Kecamatan Ngoro, serta Desa Duyung di Kecamatan Trawas. Ketiga desa tersebut lantas mengirim surat kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto untuk penyaluran bantuan air bersih. Ketiganya sudah berkirim surat sejak Mei 2023 lalu. Karena warga merasakan mulai terjadi kekeringan sejak Mei, kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto, Djoko Supangkat kepada wartawan, Senin (19/6/2023).

Djoko menambahkan, sebelumnya warga dari ketiga desa tersebut telah menandon air saat musim hujan. Namun, ternyata kemarau datang lebih cepat. Maka, melalui surat pengajuan bantuan air bersih ketiga desa tersebut digunakan oleh BPBD Kabupaten Mojokerto untuk berkoordinasi dengan Pemkab Mojokerto. Setelah ada surat, kami lakukan koordinasi dengan Pemkab Mojokerto untuk membahas status darurat tanggap bencana kekeringan dan karhutla, imbuh Djoko.

Responsive Images

Penyaluran air bersih kemudian bergulir pasca terbitnya keputusan Bupati Mojokerto tentang tanggap darurat bencana kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Selanjutnya, kami lakukan dropping air bersih sesuai dengan keputusan Bupati Mojokerto no 188.45/176/HK/416-012/2023 tentang Status Tanggap Darurat Bencana Kekeringan dan Karhutla tahun 2023, ujar Djoko.

Berdasarkan surat keputusan Bupati Mojokerto tersebut, sebanyak 443 truk tangki air bersih telah disiapkan. Masing-masing truk ini berkapasitas 4.000 liter. Rencananya, penyaluran air bersih berlangsung sejak 12 Juni 2023 hingga 2 Agustus 2023 mendatang.

Sebanyak 179 tangki air bersih ditujukan untuk Desa Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro yang memiliki 4.937 warga. Lalu, Desa Manduro Manggunggajah, Kecamatan Ngoro mendapat alokasi 132 tangki air bersih untuk 1.861 warga. Selanjutnya, sebanyak 132 tangki air bersih diperuntukkan bagi Desa Duyung, Kecamatan Trawas yang mempunyai 791 warga.  Total dana yang disiapkan untuk dropping air bersih ini sebesar Rp199.350.000, tandas Djoko.

Selain kekeringan, beberapa daerah di Kabupaten Mojokerto juga dihantui bencana karhutla. Djoko mengimbau agar masyarakat tidak mudah melakukan aktifitas yang dapat memicu terjadinya titik api.  Seperti bakar-bakar sembarangan, mohon dihindari. Apalagi sempat terjadi karhutla di lereng Gunung Welirang-Arjuno, pungkasnya.


Eksplorasi konten lain dari Kabar Terdepan

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan komentar