IMM Toyota - Mojokerto
Kitoshindo
Birth Beyond

Satlantas Polres Mojokerto Kota Musnahkan 60 Knalpot Brong dan Velg Tidak Sesuai Spesifikasi

Avatar of Jurnalis : Lintang - Editor : Yunan
Satlantas Polres Mojokerto Kota Musnahkan 60 Knalpot Brong dan Velg Tidak Sesuai Spesifikasi knalpot brong
Satlantas Polresta Mojokerto musnahkan 60 knalpot brong dan velg yang tidak sesuai spesifikasi (Lintang/KT)

Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Mojokerto Kota musnahkan 60 knalpot brong dan velg yang tidak sesuai spesifikasi.

Pemusnahan bagian motor ini berasal dari kendaraan bermotor yang dianggap melanggar aturan lalu lintas saat berkendara di jalan raya dengan cara dipotong-potong menggunakan gergaji mesin.

Responsive Images

Barang bukti yang diamankan tersebut diperoleh setelah Operasi Pemeliharaan, Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) selama satu bulan sejak tanggal 1 hingga 31 Oktober 2023 lalu.

Hal itu diungkapkan Wakapolres Mojokerto Kota Kompol Supriyono didampingi Kasatlantas AKP Sudirman, SH, MH dan Kasi Humas Ipda Agung dalam siaran pers di tenda lapangan Gajah Mada Polresta Mojokerto, Jumat (3/11/2023) siang.

“Kegiatan pemusnahan barang bukti pemotongan knalpot brong dan velg tidak sesuai spesifikasi ini kita lakukan setelah adanya pengaduan masyarakat yang merasa resah atas tindakan para pelanggar lalu lintas dengan suara bising yang dikeluarkan dari knalpot motor,” ungkap Supriyono.

Lebih lanjut, Wakapolres Mojokerto Kota menjelaskan, mereka ditindak karena telah melanggar aturan lalin dengan memasang knalpot brong hingga mengeluarkan suara bising.

Masih kata Supriyono, mereka juga menggunakan velg berukuran kecil yang bisa membahayakan baik orang lain juga diri mereka sendiri.

Sebagai informasi, dasar pemusnahan knalpot brong adalah UU No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia dan UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Supriyono berpesan, agar seluruh masyarakat tidak menggunakan knalpot brong di jalan umum.

“Karena ini sangat mengganggu penguna jalan lain yang bisa memicu terjadinya pelanggaran terhadap sesama pengguna jalan,” imbuh Supriyono

“Saya meminta dan menghimbau agar para pengguna jalan selalu tertib berlalu lintas sesuai dengan kelaiakan jalan berkendara,” tutupnya.(*)

Tinggalkan komentar