IMM Toyota - Mojokerto
Kitoshindo
Birth Beyond

Inilah Identitas Wanita yang Membusuk di Panti Pijat Mojokerto, Begini Penjelasan Polisi

Avatar of Jurnalis : Lintang - Editor : Muzakki
Kanit Reskrim Polsek Trowulan Iptu Pamto Hadi Saputra, saat dikonfirmasi awak media (Redaksi Kabarterdepan.com)
Kanit Reskrim Polsek Trowulan, Iptu Pamto Hadi Saputra, saat dikonfirmasi awak media (Redaksi Kabarterdepan.com)

Kabupaten Mojokerto, Kabarterdepan.com –Seorang wanita yang ditemukan tak bernyawa hingga tubuhnya membusuk di sebuah panti pijat di Desa Tegalan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto merupakan seorang perantauan asal Gresik.

Informasi yang diterima, diketahui korban adalah Andri Widiyanti, (50) asal Desa Kambingan, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik yang menjadi tukang pijat di Trowulan sejak beberapa waktu terakhir.

Responsive Images

Kanit Reskrim Polsek Trowulan Iptu Pamto Hadi Saputra, saat dikonfirmasi menerangkan, kronologi kejadian temuan mayat di panti pijat itu berawal dari pemilik panti pijat di Surabaya menanyakan keberadaan korban melalui tetangganya.

“Pemilik panti pijat telepon tetangga disuruh menengok kok tidak kelihatan, ternyata sudah meninggal,” kata Kanit, Selasa (13/2/2024) siang.

Mengetahui korban tak bernyawa, warga sekitar pun melaporkan kejadian ini ke perangkat Desa setempat dan langsung diteruskan ke jajaran Polsek Trowulan, petugas pun mendatangkan tim Inafis Polres Mojokerto untuk melakukan olah TKP.

“Dari hasil olah TKP tadi, tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh korban, tidak ada indikasi pembunuhan,” jelas Kanit.

Menurut Kanit, pihaknya tidak menemukan adanya tindakan kriminal didalam rumah yang dijadikan sebuah panti pijat tersebut beberapa barang berharga korban pun masih utuh, dugaan sementara korban meninggal karena sakit.

“Korban menderita sakit lambung sejak lama. Beberapa hari lalu sempat mengeluh ke rekannya. Ada riwayat percakapannya di ponsel,” tandas Kanit.

Kanit menyebut, korban telah meninggal beberapa waktu yang lalu lantaran ditubuhnya telah membekak dan menimbulkan bau tak sedap.

“Diperkirakan korban meninggal tiga hari yang lalu,” pungkas Pamto.

Jasad ibu dengan tiga anak ini dibawa ke rumah sakit Wahidin Sudirohusodo Kota Mojokerto untuk dilakukan visum oleh ambulans PMI Kabupaten Mojokerto. (*)

Tinggalkan komentar