IMM Toyota - Mojokerto
Kitoshindo
Birth Beyond

Tudingan Polisi Tidak Netral, Kasus Aiman Witjaksono Naik ke Penyidikan

Avatar of Jurnalis : Muzakki - Editor : Ano

 

Aiman saatembsrikan keterangan yang diunggah di instagram pribadinya. (Tangkapan layar video instagram @aimanwitjaksono)
Aiman saat memberikan keterangan yang diunggah di instagram pribadinya. (Tangkapan layar video instagram @aimanwitjaksono)

Jakarta, Kabarterdepan.com – Kasus yang menimpa Aiman Witjaksono yang menuduh polisi tidak netral dalam pemilu 2024 telah masuk ke tahap penyidikan.

Responsive Images

“Sudah naik sidik,” ujar Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan, Jumat (29/12/2023).

Mantan jurnalis TV sekaligus jubir Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud Md tersebut sebelumnya dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penyebaran hoaks yang menuding polisi tidak netral.

Tudingan polisi tidak netral itu diunggah Aiman Witjaksono dalam Instagram pribadinya @aimanwitjaksono) .

Aiman Witjaksono dilaporkan oleh sejumlah pihak ke Polda Metro Jaya. Dalam postingannya, ia menyebut polisi diperintah komandan untuk memenangkan pasangan Prabowo Subianto -Gibran.

Kasus tersebut kini naik ke tahap penyidikan setelah pihak kepolisian melakukan gelar perkara. Hasil gelar perkara, didapati dugaan tindak pidana dalam laporan yang ada.

Selanjutnya Polda Metro Jaya akan melakukan serangkaian kegiatan penyidikan, termasuk memeriksa terlapor.

“Melakukan gelar perkara untuk perkara terlapor AW naik sidik. Nanti-nanti kita update (pemeriksaan),” tegasnya.

Ada 6 elemen yang melaporkan Aiman Witjaksono yang diduga melanggar Pasal 28 (2) juncto Pasal 45 A ayat (2) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan/atau Pasal 14 dan/atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Salah satu kutipan pernyataan yang disampaikan Aiman Witjaksono dalam unggahan instagramnya adalah

“Saya mendapat sejumlah informasi dari beberapa teman-teman di kepolisian yang mereka keberatan karena diminta oleh komandannya, tidak tahu ini komandan sampai di tingkat daerah atau pusat, tidak disebutkan, yang meminta mengarahkan atau membantu pemenangan dari pasangan Prabowo-Gibran,” ujarnya dalam potongan video.

“ini verb, ini tidak hanya satu, ada banyak yang memberikan informasi kepada saya seperti kasus sambo saya juga mendapat informasi dari dalam, termasuk dari luar,” imbuh Aiman. (*)

Tinggalkan komentar