IMM Toyota - Mojokerto
Kitoshindo
Birth Beyond

Puncak Perayaan Hari Raya Natal 2023, 6 Warga Binaan Nasrani di Lapas Mojokerto Dapat Remisi

Avatar of Redaksi
Kalapas Mojokerto, Nugroho Dwi Wahyu Ananto menyerahkan SK Keputusan remisi kepada salah seorang warga binaan Nasrani, Senin (25/12/2023) pagi (Redaksi Kabarterdepan.com)
Kalapas Mojokerto, Nugroho Dwi Wahyu Ananto menyerahkan SK Keputusan remisi kepada salah seorang warga binaan Nasrani, Senin (25/12/2023) pagi (Redaksi Kabarterdepan.com)

Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – 6 Warga Binaan Nasrani di Lapas Mojokerto mendapatkan remisi, Senin (25/12/2023) pagi.

Kalapas Mojokerto, Nugroho Dwi Wahyu Ananto menyerahkan SK remisi khusus Hari Raya Natal secara langsung kepada warga binaan NasraniĀ  di Aula Utama.

Responsive Images

“Remisi khusus ini diberikan berdasarkan surat keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor PAS-2134.PK.05.04 Tahun 2023 tentang pemberian remisi khusus (RK) Natal tahun 2023 dan pengurangan masa pidana remisi khusus (RK) Natal tahun 2023,” ungkap Nugroho Dwi Wahyu Ananto.

Lebih lanjut, Nugroho menuturkan, dari 13 orang warga binaan yang beragama Nasrani, 6 orang telah memenuhi syarat dan telah menerima remisi. Sedangkan, 7 warga binaan lainnya belum memenuhi syarat administratif, diantaranya masih berstatus tahanan dan belum menjalani 6 bulan pidana.

“Remisi yang diberikan ada 2 macam, yang pertama remisi 15 hari yang diberikan kepada 4 warga binaan. Sementara itu, 2 warga binaan lainnya mendapatkan remisi 1 bulan,” tutur Nugroho yang juga didampingi oleh Kasubid Pembinaan Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Jawa Timur, Agung, serta hadir pula Kasi Binadik & Giatja Hengki Giantoro dan Kasubsi Registrasi Jujur Triwibowo.

Dalam amanatnya, Nugroho membacakan sambutan Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H. Laoly. Menkumham memberikan ucapan selamat Natal bagi seluruh warga binaan dan petugas pemasyarakatan di seluruh indonesia.

“Jadilah insan dan pribadi yang baik, hiduplah dalam tata nilai kemasyarakatan yang baik. Mulailah berkontribusi secara aktif dalam pembangunan untuk melanjutkan perjuangan hidup, kehidupan dan penghidupan sebagai warga negara, anak bangsa dan anggota masyarakat di lingkungan tempat tinggal saudara,” pungkas Nugroho, saat membacakan sambutan Menkumham. (*)

Tinggalkan komentar