IMM Toyota - Mojokerto
Kitoshindo
Birth Beyond

Pemkot Mojokerto Komitmen Wujudkan Zero New Stunting

Avatar of Jurnalis : Lintang - Editor : Yunan
stunting
Giat baksos RABU, Pj Wali kota didampingi Kadinkes P2KB menyalurkan bantuan makanan tinggi protein hewani untuk balita stunting (Kominfo Kota Mojokerto)

Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Berkomitmen mewujudkan Zero New Stunting di tahun 2024, Pemkot Mojokerto terus mengadakan berbagai aksi dan program, dengan melakukan aksi bakti sosial RABU (RAsanya ingin selalu sehat BersamamU), Kamis (25/1/2024).

Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro berupaya menurunkan stunting menyalurkan bantuan makanan tinggi protein hewani untuk balita stunting di masing-masing kelurahan.

Responsive Images

“Dengan gizi yang terpenuhi sedari dini tumbuh kembang anak akan optimal. Sehingga kita tancap gas agar balita dan anak-anak Kota Mojokerto bebas dari stunting. Dengan harapan akan tercipta generasi unggul dan cemerlang di masa depan,” ujar Ali.

“Jadi setiap hari Rabu, saya bersama Kadinkes, Baznas, dan Prameswari turun langsung untuk menyalurkan makanan tinggi protein hewani, seperti ayam, telur, susu, dan beras,” ungkap Ali.

Selain bantuan makanan rutin, Pemkot Mojokerto melalui Dinkes P2KB juga terus berinovasi dengan memformulasikan berbagai program intervensi.

Misalnya Canting Gulo Mojo (Cegah Stunting, Gerak Unggul Pemberdayaan Masyarakat Kota Mojokerto), sebuah program terintegrasi yang dilakukan dari hulu ke hilir, mulai dari remaja putri, calon pengantin, ibu hamil, ibu pascasalin, hingga balita dengan melibatkan lintas sektor.

Inovasi tersebut terbukti berkontribusi dalam menekan angka stunting dari waktu ke waktu. Berdasarkan data Elektronik Pencatatan Laporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPBGBM) angka stunting di tahun 2019 sebesar 9,04 persen turun menjadi 7,71 di tahun 2020.

Kemudian di tahun 2021 menjadi 4,84 persen dan 3,12 persen di 2022. Hingga menyisakan 2,04 persen per-Desember 2023.

Lebih lanjut, penerapan inovasi ini bahkan mengantarkan Kota Mojokerto sebagai Kota Terinovatif dalam Innovative Government Award (IGA) tahun 2023 yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri RI.

Selain itu, pemkot juga melibatkan pertisipasi aktif warga dengan membentuk kader motivator. Total 1623 kader motivator yang tersebar di setiap lingkungan warga.

Sebelumnya, para kader telah mendapatkan edukasi sehingga dapat terlibat secara rutin dalam mempromosikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), termasuk edukasi terkait stunting di sekitar tempat tinggal masing-masing.

“Untuk stunting, salah satunya kami mengajak kader motivator agar ikut mengkampanyekan menu double protein untuk balita stunting. Selain itu, tiap kelompok juga kami bekali dengan antropometri kit agar bisa ikut memantau langsung perkembangan balita di lingkungan masing-masing. Sehingga kami bisa mendapat data by name by adress yang valid,” terang Kepala Dinas Kesehatan P2KB dr. Farida Mariana. (*)

Tinggalkan komentar