IMM Toyota - Mojokerto
Kitoshindo
Birth Beyond

Detik-detik Politikus Korea Selatan Ditikam di Leher saat Diwawancarai Wartawan

Avatar of Jurnalis : Muzakki - Editor : Ano
Lee _myung sebelum ditikam oleh orang tak dikenal, Selasa (2/1/2023). (X @Papacy1988)
Lee Jae_myung sebelum ditikam oleh orang tak dikenal, Selasa (2/1/2023). (X @Papacy1988)

Busan, Kabarterdepan.com – Lee Jae-myung, Pemimpin partai oposisi utama Korea Selatan (Korsel) ditikam dengan pisau saat berkunjung ke Kota Busan pada Selasa (2/1/2024).

Politikus berusia 59 tahun tersebut mengalami luka di bagian leher sebelah kiri hingga berlumuran darah.

Responsive Images

Insiden mengerikan itu justru terjadi saat Lee Jae-myung diwawancarai oleh sejumlah wartawan. Bahkan detik-detik penikaman itu juga terekam jelas oleh kamera wartawan yang melakukan siaran langsung.

Detik-detik penikaman tersebut diawali saat Lee Jae-myung dikerubuti sejumlah wartawan. Saat Lee Jae-myung menjawab pertanyaan wartawan, tiba-tiba seorang pria tak dikenal mencoba merangsek mendekat.

Sekilas tidak ada yang curiga dengan orang tak dikenal tersebut. Hingga tiba-tiba orang tersebut dengan cepat menusuk leher Lee Jae-myung dengan sebilau pisau.

Tak sempat menghindar, Lee Jae-myung terjatuh ke belakang sembari memegang lehernya. Lee Jae-myung kemudian terbaring di lantai dengan menutup mata. Terlihat sapu tangan yang ditempelkan ke leher Lee Jae-myung untuk mencegah pendarahan yang lebih hebat.

Orang tak dikenal tersebut kemudian ditangkap. Sedangkan Lee Jae-myung dibawa ke rumah sakit. Beruntung luka dilehernya disebut tim dokter tidak membahayakan nyawanya.

“Lee dalam kondisi sadar di rumah sakit,” menurut ketua partainya Hong Ik-pyo.

Meski demikian Lee Jae-myung disebut akan menjalani sejumlah perawatan lanjutan dan akan memerlukan cukup waktu.

Insiden itu lants membuat Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol angkat bicara. Ia turut prihatin atas insiden yang mengancam keselamatan Lee.

“Tidak boleh ditoleransi dalam keadaan apa pun,” ujar Yoon sembari memerintahkan polisi untuk segera menyelidikinya. (*)

Tinggalkan komentar