IMM Toyota - Mojokerto
Kitoshindo
Birth Beyond

Sidak Stok Beras di Gudang Bulog, Pj Wali Kota Mojokerto Ungkap Strategi Stabilitas Harga

Avatar of Andy Yuwono
Pj Wali Kota Mojokerto saat melakukan sidak gudang Bulog, Senin (19/2/2024). (Redaksi/kabarterdepan.com)
Pj Wali Kota Mojokerto saat melakukan sidak gudang Bulog, Senin (19/2/2024) (Andy / Kabarterdepan.com)

Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Pj Wali Kota Mojokerto Mohammad Ali Kuncoro melakukan inspeksi mendadak (sidak) stok beras di gudang Bulog Cabang Surabaya Selatan di Jalan R.A. Basuni, Sooko, Kabupaten Mojokerto, Senin (19/2/2024).

Turut serta dalam sidak tersebut Kapolres Mojokerto Kota, perwakilan Dandim 0815/Mojokerto, Kepala Bulog Cabang Surabaya Selatan dan Forkopimda Kota Mojokerto.

Responsive Images

Pj Wali Kota Mojokerto, Mohammad Ali Kuncoro mengatakan, agenda utama dalam sidak tersebut untuk mengecek stok beras Premium terkait kesiapan menghadapi datangnya bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Biasanya di momen tersebut permintaan beras akan meningkat.

Sidak ini sekaligus menindaklanjuti laporan langkanya beras premium di beberapa mini market maupun di pusat perbelanjaan modern di Kota Mojokerto. Menurut Ali Kuncoro, beras premium di Kota Mojokerto tidak langka.

“Kenapa di Alfamart, Indomaret, dan Superindo tidak ada beras premium, dikarenakan mereka sistem pengirimannya kan terpusat atau francaise. Tetapi kalau swalayan Sanrio mereka langsung bisa beli di penghasil dari beras,” ucap nya, Senin (19/2/2024).

Pj Wali Kota Mojokerto Moh Ali Kuncoro memberikan keterangan pers kepada wartawan, Senin (19/2/2024). (Redaksi/kabarterdepan.com)
Pj Wali Kota Mojokerto Moh Ali Kuncoro memberikan keterangan pers kepada wartawan, Senin (19/2/2024). (Redaksi/kabarterdepan.com)

Ali Kuncoro juga mengatakan, harga beras premium di Kota Mojokerto ada sedikit penurunan. Jika sebelumnya tembus Rp 16.000 per Kg, kini turun menjadi Rp 15.750 per Kg.

Mas Pj, sapaan akrabnya mengungkap pihaknya menyiapkan strategi untuk stabilitas harga beras premium di Kota Mojokerto. Salah satunya dengan melakukan intervensi operasi pasar melalui peracangan Tim Pengendali Inflasi daerah (TPID).

“Yang menjadi PR bahwa sebentar lagi kan mendekati bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri. kita harus antisipasi betul jangan sampai ada kontraksi sehingga harga inflasi naik. Kita akan intervensi dengan peracangan TPID yang kita tuntaskan, ada 26 di Kota Mojokerto yang sudah diresmikan,” jelasnya.

Strategi lainnya adalah membuat Surat Edaran agar seluruh Aparat Sipil Negara (ASN) di Kota Mojokerto tidak boleh membeli beras medium. ASN diarahkan untuk menggunakan beras premium yang akan disuplai oleh Bulog.

“Jadi saya akan buatkan surat edaran agar seluruh ASN menggunakan beras premium dan ini nanti akan di suplay oleh Bulog, dan Bulog siap untuk mengirimkan door to door. Jadi sebagian dari service yang diberikan dari Bulog,” katanya.

“Tujuannya untuk kita mengedepankan masyarakat agar tidak panik buying, dan yang paling terpenting kita jaga betul tingkat inflansi yang ada di Kota Mojokerto agar tetap di bawah rata-rata nasional dan regional. Kita ingin daya beli masyarakat itu tetap terjaga,” tambah Ali Kuncoro.

Ali Kuncoro mengungkap salah satu faktor naiknya harga beras di pasaran, meskipunrutin digelar operasi pasar. Menurutnya hal itu tidak terlepas karena panen raya masih akan terjadi di akhir bulan Maret. Kondisi ini membuat harga gabah kering giling menjadi tinggi. Akibatnya harga beras di pasaran juga naik.

“Di pasaran harga naik untuk di beras premium. Untuk di beras medium dan beras curah masih lancar aman dan tidak ada kendala,” pungkas Mas Pj.

Sementara itu, Kapolres Kota Mojokerto AKBP Daniel S. Marunduri, mengatakan, dirinya akan membuat tim satgas pangan. Tujuannya untuk menindak siapapun yang melakukan penimbunan beras di wilayah hukum Kota Mojokerto.

“Nantinya kita akan buat tim dengan Pemkot Mojokerto, dan Diskopukmperindag Kota Mojokerto, serta Bulog untuk menindak lanjuti apabila ada penimbunan beras di wilayah hukum Kota Mojokerto. Dengan tindakan perundang-undangan perdagangan dikenakan masa hukuman 5 tahun,” pungkas Daniel. (ADV)


Eksplorasi konten lain dari Kabar Terdepan

Mulai berlangganan untuk menerima artikel terbaru di email Anda.

Tinggalkan komentar