IMM Toyota - Mojokerto
Kitoshindo
Birth Beyond

Peresmian Sentra IKM Batik Kota Mojokerto Diharapkan Meningkatkan Perekonomian

Avatar of Jurnalis : Erix - Editor : Yunan
Peresmian sentra IKM Batik Kota Mojokerto, Rabu (7/2/2024). (Erix/kabarterdepan.com)
Peresmian sentra IKM Batik Kota Mojokerto, Rabu (7/2/2024). (Erix/kabarterdepan.com)

Kota Mojokerto, kabarterdepan.com – Sentra IKM Batik Maja Bharama Wastra Kota Mojokerto yang berlokasi di Jalan Kedungsari, Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto telah diresmikan, Rabu (7/1/2024).

Peresmian dilakukan oleh Pj Wali Kota Mojokerto Ali Kuncoro bersama Dirjen Indiatti Kecil, Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian RI Reni Yanita dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Jawa Timur Muhammad Gunawan Saleh.

Responsive Images

Pj Wali Kota Mojokerto, Ali Kuncoro, dalam sambutannya mengatakan, dirinya merasa bangga, senang, dan bersyukur atas kedatangan Dirjen Industri Kecil, Menengah dan Aneka, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Ir. Reni Yanita.

Harapan Adanya Sentra IKM Batik

Ia berharap bangunan Sentra IKM Batik Maja Bharama Wastra Kota Mojokerto menjadi pusat inovasi dan meningkatkan perekonomian di Kota Mojokerto. Hal itu dikarenakan selama dua tahun, dari tahun 2022 sampai 2023, Kota Mojokerto dinobatkan menjadi Kota terinovatif se Indonesia oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Ini menjadi semangat bagi kita, untuk bagaimana perekonomian di Kota Mojokerto, khususnya dalam industri batik bisa tumbuh, berkembang, dan bisa bersaing. Tidak saja secara regional, tapi mampu berbicara banyak secara nasional maupun secara global,” ucap Ali Kuncoro.

Selain itu, orang nomor satu di lingkup Pemkot Mojokerto ini menyebut ada sesuatu yang menarik tentang batik. Sebab batik di setiap daerah itu mempunyai keunikan, namun yang lebih menarik batik itu adalah story telling nya.

Kementerian Peridustrian kagumi fasilitas di Sentra IKM Batik Kota Mojokerto. (Erix/kabarterdepan.com)
Dirjen Industri Kecil, Menengah dan Aneka Kementerian Peridustrian kagumi fasilitas di Sentra IKM Batik Kota Mojokerto. (Erix/kabarterdepan.com)

“Bagi saya hal-hal yang kreatif itu saya harus dikembangkan, karena apabila tidak, nantinya batik akan menjadi sesuatu yang tidak ada artinya atau sama dengan yang lain. Kita terus berupaya bagaimana uri-uri budaya itu tetap jalan. Kita dorong generasi muda ini untuk tertarik dan mau berbisnis di dunia batik,” ungkapnya.

Sementara itu Direktur Jendral Industri Kecil, Menengah dan Aneka, Kementerian Perindustrian, Ir. Reni Yanita, mengatakan, dengan adanya Sentra IKM Batik, perajin batik yang ada di Kota Mojokerto bisa melakukan proses produksi batik yang sesungguhnya.

“Jadi sentra IKM batik di Kota Mojokerto ini menyediakan fasilitas proses pembuatan batik dari pencelupan, pewarnaan, dan juga ada ruangan penjemuran,” ucap Reni.

Reni juga mengatakan, tidak kalah penting sentra IKM batik di Kota Mojokerto mengenalkan proses untuk pengolahan limbah batik, serta ada kegiatan-kegiatan yang sifatnya fasilitasi untuk bahan bakunya.

Sementara untuk pewarnanya, memperkenalkan zat warna alam, serta dapat memperkembangkan motif dan desain.

“Yang intinya meningkatkan lagi motif batik yang selama ini bapak ibu kenal supaya lebih bagus lagi, tidak hanya dicintai oleh generasi pecinta batik tapi untuk masyarakat umum yang belum mengenal batik, termasuk untuk generasi Z dan generasi milenial kita,” katanya.

Masih kata Reni, yang membedakan sentra IKM batik Kota Mojokerto dengan sentra IKM batik lainnya adalah proses ipalnya, dan ciri khas motif Majapahit.

“Kenapa sentra IKM batik di Kota Mojokerto ini dibangun, karena memang di Kota Mojokerto sudah tumbuh IKM – IKM batik yang perlu fasilitas memproduksi batik dengan cara ramah lingkungan,” paparnya.

Acara peresmian Gedung IKM Batik Maja Bharama Wastra Kota Mojokerto itu dibuka dengan tari tarian tradisional, dan dilakukan simbolis pemotongan tali bunga sepanjang 2 meter serta penandatanganan prasasti oleh PJ Wali Kota Mojokerto dan Direktur Jendral Industri Kecil, Menengah dan Aneka, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Ir. Reni Yanita.

Maja Bharama Wastra sendiri memiliki arti sebuah kain yang cantik, indah, elok yang berasal dari Majapahit.

Dalam kesempatan ini juga diserahkan sertifikat untuk para pelaku IKM di Kota Mojokerto diantaranya sertifikat batik cap, sertifikat halal batik, tanda sah capaian Tingkat Komponen Dalam Negeri, sertifikat halal Rumah Potong Unggas (RPU), serta penobatan Duta Batik Kota Mojokerto 2024. (*)

Tinggalkan komentar