IMM Toyota - Mojokerto
Kitoshindo
Birth Beyond

KH Mas Sulthon : Perbedaan Awal Ramadan Adalah Rahmat Bagi Umat

Avatar of Redaksi
Keluarga besar Gus Thon mengucapkan Selamat Menuaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1443 H
Keluarga besar Gus Thon mengucapkan Selamat Menuaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1443 H

MADIUN – Hari-hari sebelum memasuki bulan Ramadan, terjadi perbedaan dalam menentukan awal puasa, tapi perbedaan tersebut tidak menjadikan umat berpecah belah.

Karena umat sudah semakin pandai dalam menyikapi perbedaan yang terjadi dan bisa saling menghargai satu sama lain nya.

Responsive Images

Gus Ton mengapresiasi ketika memasuki penentuan tanggal awal Ramadan ternyata ada dua versi ( yaitu tanggal 2 April 2022 dan tanggal 3 April 2022 ). Akan tetapi pemahaman masyarakat luar biasa bijaksana serta saling memahami sehingga perbedaan benar-benar serasa sebagai rahmat, bahkan bukan sekadar rahmat tetapi rahmat yang luar biasa besar.

Dalam memasuki Ramadan malah mendapat rahmat yang besar meskipun ada perbedaan. Hal tersebut di sampaikan Gus Thon / Gus Ton ( KH. Mas Sulthon salah satu tokoh masyarakat Jawa Timur), yang kerap kali menyantuni ribuan anak yatim dan selalu membantu bagi mereka yang membutuhkan.

“Memasuki bulan Ramadan, masyarakat yang dalam kehidupan sehari-hari sebelumnya seperti banyak berselisih untuk urusan yang kecil-kecil dan merupakan urusan-urusan yang tidak begitu penting, ternyata begitu memasuki awal Ramadaan, serta dengan perbedaan penentuan tanggal awal Ramadhan ternyata tiba-tiba seperti saling memahami. Ini tentu luar biasa. Ini rahmat bulan Ramadan,” ungkap Gus Ton.

Lebih lanjut dikatakannya, rahmat yang ada begitu memasuki awal Ramadan itu adalah penting bagi umat Islam untuk dijadikan teladan serta dicari bagaimana caranya agar hal itu bisa terus terjadi dalam kehidupan sehari-hari meskipun misal Ramadhan sudah usai sehingga kian memperkuat ukhuwah Islamiah.

Saling memahami yang terjadi begitu memasuki Ramadan, secara tidak langsung menurut Gus Ton juga merupakan pemahaman terhadap ayat-ayat Allah SWT seperti diantaranya,

“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, pergantian siang dan malam adalah tanda bagi orang yang punya berakal  ( yang menggunakannya untuk berfikir , Q.S. Ali Imran: 190).

Menurut Gus Ton, juga seperti memahami Q. S. Al Hujurat 13: “Kami jadikan manusia itu bersuku-suku, berbangsa-bangsa untuk saling mengenal satu sama lain”.

“Pemahaman terhadap firman-firman Allah mengenai suatu perbedaan adalah penting. Dan ini akan menjadi lebih penting jika terus bisa diterapkan umat Islam meskipun misal pasca Ramadhan nantinya. Amin,” tandas Gus Ton.


Eksplorasi konten lain dari Kabar Terdepan

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan komentar