IMM Toyota - Mojokerto
Kitoshindo
Birth Beyond

1.050 Personel Gabungan di Sidoarjo, Amankan Pemilu 2024

Avatar of Jurnalis : Setyawan - Editor : Yunan
IMG 20240212 WA0029
Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing mengecek kesiapan personel dalam gelar pasukan pengamanan Pemilu 2024, di Mapolresta Sidoarjo, Senin (12/2/2024). (Eko Setyawan/Kabarterdepan.com)

Sidoarjo, Kabarterdepan.com – Sebanyak 1.050 personel gabungan diterjunkan Polresta Sidoarjo untuk pengamanan Pemilu 2024, di Sidoarjo.

Mereka tergabung dari berbagai unsur petugas keamanan. Baik dari unsur TNI-Polri, Linmas, dan petugas dari jajaran Pemerintah Daerah (Pemda) setempat. Yang mulai bergerak menuju Tempat Pemungutan Suara (TPS), Senin (16/2/2024).

Responsive Images

Selain menerjunkan petugas, Polresta Sidoarjo juga melakukan antisipasi, dan pemetaan daerah rawan. Termasuk, terkait ancaman bencana yang terjadi di Sidoarjo. Antara lain, bencana banjir.

“Titik-titiknya sudah disiapkan jika sewaktu-waktu terjadi bencana,” kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing, usai memimpin gelar pasukan pengamanan Pemilu 2024, di Mapolresta Sidoarjo, Senin (12/2/2024).

Terkait hal tersebut, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Seperti, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sidoarjo, dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sidoarjo. Itu, untuk pola-pola penangan jika terjadi bencana.

Sementara, terkait situasi kamtibmas, menurutnya, di wilayah Sidoarjo masih berjalan dengan baik, aman dan terkendali. Namun, dia akan memastikan dalam proses pemungutan suara nanti, menyiapkan perwira-perwira yang ada di Polresta Sidoarjo bergabung dengan jajaran di tingkat Polsek.

“Juga para Perwira Menengah Pengawas (Pamenwas). Termasuk pleton siaga. Ini, upaya pengamanan jika terjadi kerawanan meningkat di suatu wilayah,” katanya.

Dalam kesempatan Apel Siaga pengamanan Pemilu 2024, menekankan kepada anggotanya agar menjaga kotak suara, selama perjalanan dari gudang hingga ke TPS.

Sekaligus, meminta anggotanya memahami karakteristik wilayah yang ditempati. Sebagai upaya screening berkaitan situasi wilayah. Juga menekankan kepada seluruh anggotanya dalam pelaksanaan pemilu agar mengedepankan netralitas.

“Upaya lain kita melakukan patroli cyber yang ada di media sosial (medsos,Red). Harapannya, bersama-sama menjaga kamtibmas,” tandasnya. (*)

Tinggalkan komentar