IMM Toyota - Mojokerto
Kitoshindo
Birth Beyond

Tekan Pentingnya Literasi, Bupati Mojokerto: Kebutuhan Ilmu Pengetahuan Sangat Tinggi

Avatar of Jurnalis : Lintang - Editor : Yunan
20240119111128 IMG 0062
Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati (Humas Pemkab Mojokerto)

Kabupaten Mojokerto, Kabarterdepan.com – Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menekankan pentingnya literasi. Ia berharap, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Mojokerto tetap melaksanakan berbagai kegiatan literasi untuk menambah ilmu kepada Masyarakat.

Hal itu ia sampaikan dalam Workshop Literasi Pertanian Terpadu Berkemakmuran dan Penandatanganan MOU dengan Yayasan Bima Sakti di Yayasan Bima Sakti, Desa Claket Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jumat (19/1/2024) siang.

Responsive Images

Dalam momen tersebut, Ikfina mengatakan jika bayangan mengenai paradigma dinas perpustakaan dan kearsipan sebelumnya hanya mengurus buku-buku perpustakaan.

“Namun sekarang beda. Ternyata literasi itu tidak cukup berpengetahuan membaca tapi juga literasi terapan. Dan bagaimana kita punya pengetahuan untuk diaplikasikan,” ujar Ikfina.

Selain itu, Ikfina juga mendorong bagaimana caranya bisa tetap melaksanakan berbagai kegiatan literasi. Meskipun anggaran cukup terbatas, bupati ingin agar hal ini tidak menjadi penghalang.

“Banyak kegiatan yang bisa dilaksanakan dengan kerja sama. Bisa melalui online, tidak diundang satu persatu. Siapa pun monggo bisa ikut. Terutama bagi orang-orang yang memang kebutuhan untuk ilmu pengetahuan sangat tinggi,” jelas Ikfina.

Orang nomor satu di lingkup Pemkab Mojokerto itu menambahkan, pihaknya juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya.

“Tugas pemerintah ini adalah bagaimana memfasilitasi, seperti kerja sama kita hari ini dengan Yayasan Bima Sakti,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Bima Sakti Gilang Andi Pirayuda mengatakan, kegiatan ini kolaborasi antara Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dengan Yayasan Bima Sakti Peduli Negeri.

Andi menyebut ini sebagai kegiatan sosial pemberdayaan masyarakat, pelestarian kebudayaan, pendidikan, serta literasi.

“Saya sedikit menceritakan kepada ibu bupati bahwa yayasan ini berdiri sejak tahun 2021 dari CSR PT. Bima Sakti Multi Sinergi. Jadi kami ada CSR untuk membangun manifestasi area terpadu yang kita sebut Yayasan Bima Sakti Peduli Negeri,” jelas Andi.

Andi menambahkan, yayasan tersebut sudah banyak mengadakan berbagai kegiatan, seperti pelatihan literasi entrepreneur, eco enzim, eco print, dan cooking class.

“Kami sangat senang bisa berkolaborasi, bisa bersinergi dengan seluruh dinas-dinas Kabupaten Mojokerto,” kata Andi.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Mojokerto, Forkopimca Pacet. (*)

Tinggalkan komentar