IMM Toyota - Mojokerto
Kitoshindo
Birth Beyond

DPRD Kota Batu Sebut Pembangunan Flyover Jurang Susuh Berdampak Baik untuk Malang Raya

Avatar of Jurnalis : Dinda - Editor : Yunan
DSC01162 min scaled
Anggota Komisi C DPRD Kota Batu, Didik Machmud, Rabu (27/12/2023) (Dinda/Kabarterdepan.com)

Kota Batu, Kabarterdepan.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Batu semakin menyeriusi pembangunan flyover Jurang Susuh, jalan penghubung antara Kota Batu dan Kabupaten Malang. Mendengar kabar ini, Anggota DPRD Kota Batu menegaskan, pembangunan tersebut bakal berdampak pada Malang Raya. 

Saat Presiden Joko Widodo dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono melakukan peresmian Pasar Induk Among Tani di Kota Batu, Kamis (14/12/2023), Dinas PUPR Kota Batu mengambil kesempatan untuk mengusulkan perencanaan pembangunan flyover Jurang Susuh. Harapannya, pembangunan ini dapat dibantu dana APBN. 

Responsive Images

Rencana tersebut ternyata ditanggapi dengan cepat oleh Kementerian PUPR. Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) Kementerian PUPR kabarnya langsung melakukan survei, Senin (18/12/2023) lalu. 

Jalan curam yang berada di Desa Giripurno, Kota Batu dan berbatasan langsung dengan Desa Tawangargo, Kabupaten Malang itu memang cukup sering mengakibatkan kecelakaan terutama pada truk muatan. Sehingga, pembangunan flyover akan sangat berpengaruh demi berkurangnya angka kecelakaan.  

Menanggapi kabar pemerintah pusat yang menaruh perhatian pada pembangunan flyover Jurang Susuh, Anggota Komisi C DPRD Kota Batu, Didik Machmud mengungkapkan, flyover Jurang Susuh akan berdampak besar, tak hanya untuk Kota Batu tetapi juga Kabupaten Malang hingga Kota Malang sekalipun. 

“Kalau maksimal awal tahun ini sudah perencanaan, mungkin pertengahan atau akhir tahun sudah bisa dilaksanakan pembangunannya. Ini sangat membantu. Bukan karena tujuan akhirnya untuk Kota Batu saja. Tetapi seluruh Malang Raya akan menerima dampak baiknya,” ujar Didik saat dikonfimasi, Rabu (27/12/2023).

Perlu diketahui, jalur yang akan dibuatkan flyover ini menjadi jalur bagi masyarakat yang ingin menuju atau melewati Kota Batu via Karang Ploso. Apabila, jalanan menuju Kota Batu via Junrejo mengalami kemacetan, maka jalan yang berada di atas Jurang Susuh tersebut menjadi pilihan alternatif masyarakat. 

Meski sudah mendapat lampu hijau terkait pembangunan flyover, Kementerian PUPR kabarnya akan memasrahkan pemeliharaan jalur tersebut pada pemerintahan daerah. Menjawab hal itu, Didik berharap nantinya pemerintah pusat dapat membuatkan nota kesepakatan antara Kota Batu dengan Kabupaten Malang terkait pemeliharaan flyover Jurang Susuh. 

“Kita tidak boleh saling egois, tidak boleh saling seenaknya sendiri. Tapi bagaimana kita diskusi bahwa ketika flyover itu dibangun, semua merasakan dampak baiknya, pengelolaannya juga bersama-sama. Kita tidak bisa menentukan bagaimana bentuk MoU-nya sebelum bertemu dengan pemerintah pusat,” pungkas Didik. (*) 

Tinggalkan komentar