IMM Toyota - Mojokerto
Kitoshindo
Birth Beyond

Terungkap! Begini Hasil Penelitian Rangka eSAF Sepeda Motor Honda

Avatar of Jurnalis : Lintang - Editor : Ahmad
10872150 B3AF 4048 B8A9 2CA5052FA3A7
Rangka eSAF (Dok. Honda)

Jakarta, KabarTerdepan.com – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKabarTerdepan.com) melakukan penelitian rangka enhanced Smart Architecture Frame (eSAF) sepeda motor Honda.

Penelitian yang berlangsung sejak Agustus hingga September 2023 ini bertujuan untuk mewujudkan kendaraan bermotor yang berkeselamatan serta menindaklanjuti adanya keluhan masyarakat.

Responsive Images

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Hendro Sugiatno mengimbau masyarakat untuk tidak perlu khawatir, karena saat ini sedang dalam proses penelitian.

“Hasil penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti telah ditindaklanjuti,” ujar Hendro Sugiatno melalui keterangan tertulis, Jumat (15/9/2023).

Hendro Sugiatno juga mengatakan bahwa tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengutamakan kendaraan bermotor yang berkeselamatan ke depannya.

“Hasil penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti telah ditindaklanjuti. Kami bersama KNKabarTerdepan.com akan mengawal dan mengawasi proses pemeriksaan dan penanganan rangka eSAF ini,” imbuhnya.

Hendro menjelaskan menurut tim peneliti, PT Astra Honda Motor (AHM) membuat rangka eSAF dari raw material berupa High Strength Steel (HSS) yang diproses menjadi rangka dan kemudian dilakukan pelapisan coating dengan metode CED (Cathodic Electro Deposition) secara dipping (celup).

Tim peneliti mendapatkan hal tersebut saat mendatangi dan melihat langsung proses produksi rangka eSAF di pabrik sepeda motor Honda di Kawasan Industri Indotaise Karawang, Jumat (1/9/2023).

Tim peneliti, lanjut Hendro, melihat proses pengendalian kualitas produk mulai tahap incoming material, press, welding dan pelapisan.

Item kontrol termasuk dimensi maupun ketebalan dari hasil proses pelapisan telah dilakukan dan telah memenuhi persyaratan standard manufacturing global.

Berdasarkan hasil perhitungan finite element method dan divalidasi secara pengujian aktual di fasilitas milik AHM, dapat dikatakan struktur rangka eSAF cukup kuat dan tidak memiliki daerah kritis atau fatigue dengan stress load yang tinggi.

Tegangan yang terjadi masih jauh di bawah Yield Point (batas elastis) dari material rangka. Dalam hal ini, Ditjen Hubdat dan KNKabarTerdepan.com juga meneliti rangka eSAF dari motor konsumen.

Berdasarkan hasil pemeriksaan ditemukan adanya karat pada bagian dalam rangka yang tidak terlapisi coating dan lubang pembuangan bawah yang berpotensi tertutup kotoran sehingga membuat air tersumbat serta berpotensi menyebabkan udara lembab di sekitar rangka dan dapat bersifat korosif.

Menindaklanjuti hasil penelitian, AHM sedang melakukan optimalisasi terhadap cara perlindungan rangka dari korosi secara menyeluruh.

AHM membuka layanan pemeriksaan dan penanganan dengan menyediakan layanan 24 jam melalui contact center Honda 1-500-989 yang dapat diakses dari seluruh Indonesia atau datang langsung ke bengkel AHASS terdekat. (*)


Eksplorasi konten lain dari Kabar Terdepan

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan komentar