Gelar Bimtek Transisi PAUD ke SD, Begini Usul Bupati Mojokerto

Avatar of Lintang

Kabupaten Mojokerto, KabarTerdepan.com – Pemerintah Kabupaten Mojokerto menggelar bimbingan teknis (Bimtek) transisi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ke Sekolah Dasar (SD) yang menyenangkan.

Kegiatan Bimtek yang diikuti sekitar 400 guru SD kelas 1 dan 2 se-Kabupaten Mojokerto itu di Pendopo Graha Maja Tama (GMT), Kamis (13/7/2023) pagi.

Agenda pemkab ini juga dihadiri oleh Bupati Mojokerto yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan Ludfi ​​Ariyono, Ketua Pokja Bunda PAUD, Ketua IGTKI setempat, Ketua HP3 Kabupaten Mojokerto dan Bunda PAUD Kecamatan se-Kabupaten Mojokerto.

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menegaskan, pelaksanaan Bimtek itu diselenggarakan untuk membentuk anak-anak Mojokerto yang berkualitas.

“Harapannya, anak-anak memiliki kesiapan yang optimal dalam memasuki masa pendidikan dasar,” ungkap Ikfina.

Dalam transisi pendidikan PAUD ke SD, lanjut Bupati Ikfina, guru-guru dapat mengenalkan keterampilan membaca, menulis, dan menghitung.

Namun, tidak boleh memaksanya karena setiap anak memiliki kemampuan yang beragam.

“Kalau anaknya memang responnya bagus ya tidak apa-apa, jadi bukan berarti tidak boleh baca, tidak boleh menulis, bukan begitu. Tetapi yang tidak boleh memaksakan,” ujar Ikfina.

Bupati Mojokerto itu menilai, tidak hanya dilakukan di TK/RA saja dalam membangun enam fondasi pendidik, tetapi juga hingga tingkat sekolah dasar, kelas 2 SD.

“Maka kita harus membikin Bimtek untuk guru SD kelas 1 dan 2, supaya bisa melanjutkan pembelajaran yang menyenangkan di TK/RA-nya,” bebernya.

Sebab, menurut Ikfina banyak sekali ditemukan ketika anak-anak yang berada di jenjang yang lebih tinggi, anak-anak tersebut mengalami kebosanan atau penurunan semangat belajar.

Oleh karena itu, diperlukan pengajaran pendidikan yang menyenangkan, khususnya guru kelas 1 dan 2 dalam transisi pendidikan PAUD ke SD.

Bupati Ikfina menjelaskan, para guru dapat menggunakan lagu-lagu untuk mendampingi pembelajaran dan permainan-permainan yang menyenangkan bagi para siswanya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto Ludfi ​​Ariyono mengungkapkan, dengan pelaksanaan Bimtek kali ini, diharapkan para siswa nantinya memiliki kemampuan bermain hingga sepanjang hayat.

“Kemampuan memainkan lagu tersebut, dibangun secara layang-layang sejak di PAUD hingga sekolah Dasar,” pungkasnya.(*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page