
Kabupaten Mojokerto, Kabarterdepan.com – Kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan balita 3 tahun meninggal dunia akibat terlindas truk,
diketahui dibonceng di depan oleh ibu kandungnya yang hendak sedang berkunjung ke rumah saudaranya di Bangsal Kabupaten Mojokerto, Jumat (12/1/2024) siang.
Saat itu, ibu kandung korban, Ria Windrawati bersama lima kerabatnya hendak mengunjungi saudaranya dengan beriringan menggunakan sepeda motor.
Hal ini disampaikan oleh Faricha, kerabat Ria yang saat itu bersamaan dengan beberapa tetangga yang lain.
Ia menceritakan jika awalnya dirinya bersama enam temanya berbondong-bondong menuju rumah sanak keluarganya.
“Mau ke Pakuwon Bangsal menengok bayi, kita rombongan tiga sepeda,” ungkapnya usai kejadian.
Tak berselang lama, dirinya mendapatkan informasi jika korban mengalami laka lantas di Jalan Raya Pemuda, Desa Randubango, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.
“Saya menunggu di Desa Loetar tapi saya kok nggak kelihatan, terus dia (ibunya) telepon kalau kecelakaan,” pungkasnya.
Mendapatkan informasi itu, lanjut Faricha, dirinya lantas kembali dan mendatangi lokasi. Sontak ia terkejut melihat tubuh balita tiga tahun tersebut sudah meninggal dunia.
“Langsung saya putar balik ke sini, saya lihat anaknya sekilas kepalanya yang pecah,” terangnya.
Ditanya soal keberadaan posisi korban saat berkendara, Faricha menuturkan jika menurut pengakuan Ria (ibu korban), anaknya tersebut dibonceng dengan posisi berada di depan.
“Anaknya naik di depan, barang-barangnya juga ditaruh di depan,” tuturnya.
Masih kata wanita paruhbaya ini, ibu kandung korban mengaku jika saat itu laju kendaraannya melaju dengan kecepatan rendah.
“Katanya terpeleset sedikit, tidak kencang kena pasir itu mungkin,” pungkasnya.
Saat ini, petugas unit Lakalantas Satlantas Polres Mojokerto telah melakukan olah TKP dan mengamankan dua kendaraan yang terlibat ke Mapolres Mojokerto. (*)
