Pekerja Wifi Tewas Tersengat Listrik, Evakuasi Dramatis

Avatar of Jurnalis: Muzakki
Evakuasi jasad pekerja Widi yang tewas berlangsung dramatis, Sabtu (14/10/2023). (Muzakki/KabarTerdepan.com)
Kolase evakuasi jasad pekerja Widi yang tewas berlangsung dramatis, Sabtu (14/10/2023). (Tangkapan layar video amatir)

Kota Mojokerto, KabarTerdepan.com – Seorang pekerja Wifi tewas tersengat aliran listrik di Jalan Tribuana, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Sabtu (14/10/2023) siang. Peristiwa itu membuat warga sekitar heboh. Terlebih saat evakuasi korban dari atas tiang listrik yang berlangsung dramatis.

Korban bernama Andreana Afandi (30) warga Desa Wiyu, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto yang merupakan pekerja wifi.

Suraji, warga sekitar mengatakan, dirinya pertama kali melihat seorang yang meminta pertolongan dari atas tiang listrik. Sebelum datang pertolongan, tak lama kemudian korban diduga meninggal dunia.

“Ada orang (teriak) tolong-tolong dan saya lihat ke atas ada orang tergantung satu orang,” ungkapnya.

Ia menambahkan, korban bersama empat temannya yang berada di bawah sedang membenahi kabel wifi.”Dan satu temannya menolong pakai tangga, temannya 4 orang,” Imbuhnya.

Dari video amatir yang didapatkan kabarterdepan.com, evakuasi korban pun berlangsung dramatis, yakni melibatkan truk pengangkut pasir untuk menurunkan korban dari atas tiang listrik.

Selanjutnya, jasad korban dilarikan ke Rumah Sakit Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto dengan menggunakan mobil ambulan PMI.

Kapolsek Prajurit Kulon Kompol Maryoko, saat di lokasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Kejadian itu terjadi sekira pukul 14.00 WIB.”Tadi di Jalan Tribuana di tiang listrik ada orang meninggal dunia,” kata Kapolsek.

Kapolsek menambahkan, meninggalnya korban tersebut dikarenakan terkena aliran listrik saat memasang kabel.

“Dugaan awal korban kesetrum saat membetulkan kabel wiifi. Korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Kota Mojokerto,” tambahnya.

Menurut Kapolsek untuk mengetahui penyebab kematian korban, pihaknya mendatangkan tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Polres Mojokerto. “Kita lakukan upaya penyelidikan dan kita datangkan inafis,” tutupnya. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page