
Kabupaten Mojokerto, KabarTerdepan.com – Diduga hendak menghindari ranting pohon yang tumbang, pemotor di Mojokerto terjun ke sungai sedalam 7 meter. Peristiwa itu terjadi di jalan raya Trawas-Mojosari di Desa Sekargadung, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto. Minggu, (01/10/2023) siang.
Identitas korban adalah MZ (16) yang merupakan pelajar asal Sidoarjo. Sedangkan rekannya tidak membawa identitas. Usai terjun ke sungai, korban tak sadarkan diri.
Peristiwa kecelakaan tunggal itu bermula saat korban berboncengan dengan rekannya sedang mengendarai motor Honda Beat Nopol W 5826 NDJ. Korban mengendarai motor dari arah Trawas menuju ke Mojosari.
Setibanya di lokasi kejadian, ada ranting pohon yang tumbang di tengah jalan. Diduga korban panik dengan membanting setir ke arah kiri hingga terjun ke sungai dengan kedalaman sekitar 7 meter. Kondisi sungai hanya menyisakan sedikit air sehingga korban langsung terjun ke dasar sungai.
“Karena tadi ada batang pohon yang jatuh, mungkin menghindarinya, akhirnya oleng ke kiri dan masuk ke aliran sungai,” tutur Agnes Subarianto, warga sekitar.
Dalam musibah itu kedua remaja asal Sidoarjo ini mengalami luka yang cukup serius pada bagian kepala dan kaki. Warga kemudian mengevakuasi kedua korban ke rumah sakit.
“Saat saya lihat tadi sudah ramai, korbannya tak sadarkan diri, luka di bagian kepala,” terangnya.

Masih menurut Agnes, saat itu kondisi arus lalu lintas masih dalam sepi, hanya beberapa kendaraan saja yang melintas di lokasi kejadian.
“Kondisi jalan tadi sepi, cuma lalu lalang sepeda motor saja,” tandasnya.
Evakuasi membutuhkan waktu sekitar 30 menit, mengingat medan sungai yang cukup dalam. Ada 10 orang ikut membantu mengevakuasi dua korban. Kedua korban dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
“Medannya sangat sulit, curam dan tinggi juga. Dibawa ke rumah sakit Dr Soekandar Mojosari,” pungkasnya. (hasan)
