
Mojokerto, Kabarterdepan.com – Peristiwa tragis terjadi di Jalan Raya Desa Tumapel, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto.
Seorang wanita paruh baya bernama Ngatina meninggal dunia usai tertabrak mobil sedan dan terlindas kendaraan pikap yang kemudian melarikan diri dari lokasi kejadian, Rabu (12/11/2025) malam.
Insiden Maut di Dlanggu
Insiden maut di Dlanggu itu berlangsung sekitar pukul 18.00 WIB, di tengah hujan yang mengguyur kawasan tersebut dengan kondisi jalan yang minim penerangan.
Warga setempat, Dedi Fitriani, menceritakan detik-detik kejadian yang menewaskan korban. Saat itu, ia tengah berada di dalam rumah ketika mendengar suara benturan keras dari arah jalan raya di Kecamatan Dlanggu itu.
“Saya dengar ada orang ketabrak saya keluar,” ungkapnya.
Begitu keluar, Dedi melihat seorang wanita sudah tergeletak di tengah jalan dalam keadaan tak sadarkan diri.
“Korbannya jalan kaki sudah menyeberang mau ke warung,” terangnya.
Namun tak lama berselang, dari arah Dlanggu menuju Bangsal melaju kendaraan pikap berwarna hitam dengan kecepatan tinggi. Pikap tersebut tanpa sempat mengerem langsung melindas tubuh korban yang sudah tergeletak di jalan hingga terseret beberapa meter.
“Ibunya sudah tergeletak mau saya angkat ditabrak lagi sama mobil pikap,” tutur Dedi.
Korban meninggal dunia di tempat dengan kondisi mengenaskan. Menurut Dedi, pengemudi pikap langsung tancap gas meninggalkan lokasi kejadian.
“Setelah itu pikapnya kabur sempat saya kejar tapi tidak kena,” tandasnya.
Suasana di lokasi berubah haru ketika keluarga korban tiba dan menangis histeris melihat kondisi Ngatina yang sudah tak bernyawa.
Jenazah korban kemudian dievakuasi oleh petugas PMI Kabupaten Mojokerto menggunakan ambulans ke RSUD dr. Soekandar Mojosari.
Sementara itu, unit Laka Satlantas Polres Mojokerto yang datang ke lokasi segera melakukan olah TKP, memeriksa sejumlah saksi mata, serta mengamankan kendaraan sedan dan pikap yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut.
