
Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Halo, Sobat Jelajah! Pernah dengar “Mojokerto Kota Onde-onde“? Atau mungkin kamu bertanya-tanya, “Kota onde onde dimana sih?” Nah, kali ini kita akan mengupas tuntas salah satu julukan paling manis dari sebuah kota di Jawa Timur, yaitu Mojokerto! Bukan tanpa alasan kota ini disematkan nama unik tersebut. Ada sejarah panjang, cerita budaya, dan tentu saja, citarasa yang tak terlupakan di balik setiap gigitan onde-onde khas Mojokerto.
Mojokerto, yang mungkin lebih kalian kenal sebagai situs bersejarah Kerajaan Majapahit, ternyata menyimpan “harta karun” kuliner yang sudah melegenda. Bayangkan, camilan bulat renyah bertabur wijen dengan isian kacang hijau yang legit ini sudah ada sejak zaman baheula! Penasaran ada apa saja di balik julukan manis ini? Yuk, ikuti saya!
Mengarungi Sejarah: Dari Tiongkok Hingga Melegenda di Mojokerto
Siapa sangka, onde-onde yang kita kenal sekarang punya jejak sejarah yang panjang dan menarik! Konon, camilan ini pertama kali dibawa ke Bumi Nusantara oleh para pedagang Tiongkok pada era Dinasti Ming, antara tahun 1300 hingga 1500 Masehi. Salah satu tokoh yang sering disebut-sebut dalam penyebaran budaya Tiongkok, termasuk kuliner, adalah Laksamana Cheng Ho yang legendaris. Jadi, bisa dibilang onde-onde ini adalah hasil akulturasi budaya yang indah!
Lalu, bagaimana bisa onde-onde ini begitu identik dengan Mojokerto? Sejarah mencatat, onde-onde sudah exist sejak zaman Kerajaan Majapahit! Bayangkan, sejak era kerajaan besar itu, onde-onde mungkin sudah menjadi camilan favorit para bangsawan atau rakyat biasa.
Keberlangsungan tradisi ini kemudian diperkuat dengan kehadiran toko-toko onde-onde legendaris di Mojokerto, salah satunya yang paling terkenal adalah Onde-Onde Bo Liem yang sudah berdiri sejak tahun 1929! Toko ini bukan hanya menjual camilan, tapi juga menjual nostalgia dan sejarah. Berkat warisan kuliner yang tak lekang oleh waktu inilah, akhirnya Mojokerto dikenal sebagai Kota onde-onde.
Ciri Khas Kota Mojokerto: Bukan Hanya Onde-Onde!
Selain julukannya yang manis, Ciri khas Kota Mojokerto tak hanya berhenti pada onde-onde saja, lho! Kota ini punya banyak sekali kekayaan yang patut dibanggakan.
Kota Bersejarah dan Berbudaya
Mojokerto adalah jantung dari Kerajaan Majapahit. Di sini, kamu bisa menemukan banyak situs arkeologi peninggalan kerajaan, seperti Candi Bajang Ratu, Candi Tikus, dan tentu saja, kawasan Trowulan yang merupakan pusat ibu kota Majapahit. Kekayaan sejarah ini membuat Mojokerto kaya akan nilai budaya, tradisi, dan seni yang masih terus dilestarikan hingga kini. Tari-tarian tradisional, pertunjukan seni rakyat seperti Wayang Golek, hingga arsitektur rumah adat dengan atap limasan yang khas, semuanya menunjukkan betapa kuatnya akar budaya di kota ini.
Destinasi Kuliner Lokal yang Menggugah Selera
Tentu saja, onde-onde adalah primadonanya. Namun, Mojokerto juga punya segudang kuliner lain yang wajib kamu coba. Dari hidangan utama hingga camilan dan minuman segar, semuanya siap memanjakan lidahmu.
Keindahan Alam yang Menyegarkan
Tak hanya sejarah dan kuliner, Mojokerto juga dianugerahi pemandangan alam yang indah, terutama di kawasan Trawas. Pegunungan, air terjun, hingga area persawahan hijau membentang luas. Kawasan ini menjadi magnet bagi para pencari ketenangan dan kesegaran alam.
Julukan Kabupaten Mojokerto: Satu Nama, Berjuta Cerita
Julukan Kabupaten Mojokerto sebagai Kota Onde-Onde bukanlah sekadar sebutan. Ini adalah bentuk pengakuan atas salah satu warisan kuliner yang paling berharga. Onde-onde, dengan tekstur luarnya yang renyah dan kenyal di dalam, serta isian kacang hijau yang manis, telah menjadi ikon yang melekat erat.
Bahkan, Onde-Onde Bo Liem yang legendaris itu berhasil membuat onde-onde Mojokerto mendunia. Kualitas rasa yang konsisten dan resep turun-temurun menjadi kunci keberhasilan mereka. Jadi, ketika kamu mendengar Mojokerto, secara otomatis pikiranmu akan langsung mengarah pada camilan bulat bertabur wijen yang lezat ini.
Makanan Khas Mojokerto yang Tak Boleh Dilewatkan!
Jika sudah puas dengan onde-onde, jangan khawatir! Makanan khas Mojokerto masih banyak yang patut dicicipi. Sebagai seorang konten kreator, saya merekomendasikan beberapa di antaranya:
- Sop Buntut Mojokerto: Kuah kaldu bening yang gurih dengan potongan buntut sapi empuk, cocok disantap saat udara sejuk.
- Botok Tempe: Hidangan sederhana namun kaya rasa, terbuat dari tempe yang dikukus dengan bumbu rempah dan parutan kelapa. Rasanya autentik dan bikin nagih!
- Sate Bangil: Meski asalnya dari Pasuruan, sate kambing khas Bangil ini juga sangat populer di Mojokerto. Dagingnya empuk dengan bumbu kecap yang meresap sempurna.
- Es Gronjongan: Minuman segar tradisional yang unik, seringkali berisi cincau hitam, kolang-kaling, dan sirup spesial. Pelepas dahaga yang sempurna setelah seharian berkeliling.
- Es Tapai Ketan Hitam: Manis, segar, dan ada sensasi unik dari tapai ketan hitam yang difermentasi. Ini adalah dessert atau camilan penutup yang sangat direkomendasikan.
- Tahuwa: Mirip dengan kembang tahu, namun disajikan dengan kuah jahe hangat dan taburan kacang. Cocok untuk menghangatkan badan di malam hari.
Setiap hidangan ini adalah bagian dari mozaik kuliner Mojokerto yang kaya, menunjukkan betapa daerah ini adalah surga bagi para pecinta makanan.
Destinasi Wisata di Mojokerto: Lebih Dari Sekadar Kuliner!
Setelah puas berpetualang kuliner, jangan lupa menjelajahi keindahan Mojokerto Kota Onde-Onde ini! Ada banyak tempat wisata menarik yang cocok untuk keluarga, petualangan, atau sekadar mencari ketenangan:
- Situs Trowulan: Ini adalah destinasi wajib bagi pecinta sejarah. Kamu bisa mengunjungi Museum Majapahit, Candi Bajang Ratu, Candi Tikus, dan kolam segaran yang semuanya merupakan peninggalan Kerajaan Majapahit. Seolah-olah kamu kembali ke masa lalu!
- Fresh Green Trawas: Kawasan ini menawarkan pemandangan alam perbukitan yang asri, udara sejuk, dan banyak spot foto instagramable. Cocok untuk santai sambil menikmati kopi atau teh.
- Taman Ghanjaran: Destinasi wisata keluarga dengan fasilitas lengkap, mulai dari wahana permainan anak, kolam renang, hingga area BBQ. Dikelola oleh Pemkab Mojokerto, tempat ini nyaman untuk liburan akhir pekan.
- Air Terjun Dlundung & Air Terjun Coban Talun: Bagi pecinta alam, dua air terjun di kawasan Trawas ini menawarkan pesona keindahan air yang mengalir deras di tengah hutan. Siapkan sepatu yang nyaman untuk trekking tipis-tipis!
- Kampung Organik Brenjonk: Destinasi edukasi yang unik. Di sini, pengunjung bisa belajar tentang pertanian organik, bagaimana cara membuat kompos, hingga menanam sayuran. Sangat cocok untuk wisata anak-anak agar lebih dekat dengan alam.
- Rainbow Garden Poetoek Soeko: Taman bunga dengan berbagai warna yang indah dan kubah kaca yang estetik. Tempat yang pas untuk berfoto ria dan menikmati suasana tenang.
- Duyung Trawas Hill: Salah satu resort dan tempat wisata terpadu dengan berbagai fasilitas seperti waterpark, area outbound, dan penginapan. Komplit untuk liburan panjang bersama keluarga.
Mojokerto memang punya segalanya, dari sejarah, budaya, kuliner, hingga keindahan alam yang memukau!
Jadi, bukan sekadar camilan manis, onde-onde adalah jembatan yang menghubungkan kita dengan kekayaan sejarah dan budaya Mojokerto. Mojokerto Kota Onde-Onde adalah julukan yang sarat makna, menggambarkan bagaimana sebuah kuliner tradisional bisa menjadi identitas sebuah kota.
Dari pembahasan ini, kita juga jadi tahu bahwa Mojokerto bukan hanya onde-onde. Ada cerita Majapahit yang megah, makanan khas Mojokerto yang bikin ketagihan, hingga keindahan alam yang wajib dijelajahi. Jadi, kalau ada yang bertanya Kota onde-onde dimana?, kamu sudah tahu jawabannya: di Mojokerto, Jawa Timur!
Yuk, jadwalkan liburanmu ke Mojokerto! Nikmati onde-onde di tempat asalnya, selami sejarahnya, dan biarkan keindahan serta keramahan kota onde-onde ini menyambutmu. Dijamin, pengalamanmu akan lebih dari sekadar manisnya onde-onde! Selamat menjelajah!
