
Mojokerto, Kabarterdepan.com – Suasana Dusun Kalang, Desa Kalen, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, mendadak mencekam, Jumat (19/9/2025) pagi.
Seorang kakek penjual nasi goreng bernama Maskhur (70) ditemukan tewas membusuk di dalam rumahnya setelah beberapa hari tak terlihat beraktivitas.
Korban yang sehari-hari dikenal sebagai penjual nasi goreng itu tinggal seorang diri. Warga terakhir melihatnya pada Senin (15/9/2025). Namun sejak saat itu, rumahnya tampak sepi hingga akhirnya muncul bau menyengat yang membuat warga curiga.
Puncaknya, sekitar pukul 08.00 WIB, warga nekat memeriksa rumah korban. Mereka terkejut mendapati jasad sang kakek sudah membengkak dan mengeluarkan cairan di kamar tidur.
Kasi Pelayanan dan Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Mojokerto, Didik Sudarsono, mengungkapkan proses evakuasi berlangsung penuh kehati-hatian.
“Tubuh korban sudah dalam kondisi membusuk, sulit dikenali karena pembengkakan,” jelas Didik.
Jenazah Kakek Dievakuasi
Petugas Inafis Polres Mojokerto segera melakukan olah TKP, sementara pihak keluarga juga sudah diberi kabar. Setelah identifikasi, jenazah langsung dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Prof. dr. Soekandar Mojosari.
Kapolsek Dlanggu, AKP Aminun, membenarkan penemuan jasad kakek tersebut. Ia memastikan tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Korban meninggal dunia karena sakit. Perkiraan sudah sekitar empat hari sejak kematiannya,” tegasnya.
Peristiwa ini membuat warga sekitar geger sekaligus berduka. Sosok Maskhur dikenal sebagai pedagang sederhana yang ramah dengan tetangga.
