
Kabupaten Mojokerto, kabarterdepan.com – Bryan Setiawan blak-blakan memilih mundur dari kursi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Mojokerto.
Keputusan mundur dari jabatan yang ia emban sejak 8 Maret 2021 diakuinya cukup berat. Namun demi menjaga integritas dirinya, hal itu terpaksa ia lakukan.
“Saya terpaksa mengundurkan diri dari partai yang saya cintai ini. Saya menyampaikan ke publik di tanggal 14 September 2024,” ujarnya, Selasa (22/10/2024).
Perihal pengunduran dirinya, Bryan mengaku tak lepas dari keputusan DPP PSI yang akhirnya mendukung calon bupati dan wakil bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati-Sa’dulloh Syarofi di Pilbup Mojokerto.
Padahal menurut Bryan sejak awal Ketua Umum DPP PSI Kaesang Pangarep memberikan instruksi untuk mendukung pasangan calon (Paslon) koalisi dari partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) serta harus merapat ke koalisi Indonesia Maju (KIM).
PSI Kabupaten Mojokerto Dukung Ikfina
Dalam hal ini, Partai Gerindra mengusung Gus Barra-Rizal di Pilbup Mojokerto. Bahkan Kiai Asep Saifuddin Chalim yang merupakan ayah Gus Barra merupakan Pembina Nasional TKN KIM yang turut mengkampanyekan dan memenangkan Prabowo-Gibran saat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 di Mojokerto.
Atas dasar itulah Bryan kemudian aktif di koalisi Gus Barra-Rizal. Namun di menit akhir pendaftaran Paslon ke KPU Kabupaten Mojokerto, ternyata DPP PSI mengeluarkan rekom untuk Ikfina-Gus Dulloh.
“Rekomnya berubah ke pasangan Ikfina-Gus Dulloh. Sungguh sangat mengecewakan karena kita sudah komunikasi cukup dalam karena tanggal 27 Agustus 2024 itu pendaftaran. Jadi kita tetap bersama DPD yang lain, konsisten tetap mendukung Gus Barra. Dengn demikian kita harus legowo untuk melepas PSI,” benernya.
Pemuda asal Desa Watesumpak, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto itu sudah menyampaikan surat pengunduran dirinya tertanggal 17 September 2024 kepada Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI dan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Jawa Timur.
Bryan menolak disebut mbalelo dengan keputusan mendukung Gus Barra-Rizal. Menurutnya apa yang dilakukan sejak awal juga berdasarkan instruksi dari pusat.
“Saya tidak seperti yng dituduhkan. Saya tidak terima uang apapun, murni karena idealisme saya kepada Gus Barra yang notabene-nya sama-sama anak muda dan sesuai dengan DPP,” tegasnya.
Saat ini Bryan terlibat aktif di kampanye Gus Barra-Rizal. Ia sering didapuk sebagai moderator kampanye saat Gus Barra-Rizal turun sosialisasi menyapa warga dari desa ke desa.
Diketahui bersama, KPU Kabupaten Mojokerto menetapkan dua pasangan calon (paslon) yang ikut berkontestasi di Pilbup Mojokerto 2024.
Di nomor urut 01 ada Paslon Ikfina-Gus Dulloh (Idola) yang diusung 4 parpol Parlemen, yakni Partai PKB, PDIP, Golkar, dan PKS
Sementara di nomor urut 02 ada Paslon Gus Barra-Rizal (Mubarok) diusung koalisi 6 partai parlemen, yakni Partai Gerindra, NasDem, PAN, PPP, Perindo, dan Partai Demokrat. (Ym)
