
Mojokerto, KabarTerdepan.com — Pemerintah Kabupaten Mojokerto menggelar High Level Meeting Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) sekaligus pemberian apresiasi atas pencapaian pajak daerah dan retribusi daerah, acara ini digelar di ballroom Hotel Aston Mojokerto mulai pukul 08.30 WIB.
Dalam sambutannya, Bupati Mojokerto Dr. H. Muhammad Albarraa, Lc., M.Hum., menekankan komitmen peningkatan kinerja sekaligus mendorong transformasi digital pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.
“Elektronifikasi transaksi pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam reformasi birokrasi fiskal, dengan manfaat utama berupa peningkatan efisiensi, perluasan kanal pembayaran non-tunai, penguatan pengawasan, serta peningkatan kepercayaan publik. Hal ini juga menjadi benteng untuk menjauhi praktik korupsi,” ujar Albarra, yang akrab disapa Gus Barra.
Albarra mengapresiasi Kabupaten Mojokerto yang secara konsisten melakukan inovasi, kolaborasi sektor, serta pendampingan kepada perangkat daerah dan masyarakat.
Hasilnya, Kabupaten Mojokerto berhasil meraih prestasi sebagai juara dalam kategori TP2DD (Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah) wilayah Jawa-Bali pada Championship TP2DD Tahun 2025 yang diselenggarakan Satgas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah.
“Ini merupakan prestasi yang harus dipertahankan dan bahkan ditingkatkan di tahun mendatang, agar menjadi juara bertahan terbaik,” ujar Albarra.
Lebih lanjut, Albarra menyoroti sinergitas kuat antara Pemkab Mojokerto dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, khususnya dalam pengelolaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), serta Pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).
Apresiasi tinggi diberikan kepada seluruh pemangku kepentingan yang berkontribusi dalam optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Bupati Mojokerto Serahkan Penghargaan
Beberapa penghargaan yang diserahkan antara lain undian PKB dan Opsen PKB dengan hadiah 7 unit sepeda motor dan sepeda gunung sebagai insentif kepatuhan pajak, penghargaan realisasi terbaik Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2) Buku 1, 2, 3 kepada 6 kecamatan dengan kinerja optimal, penghargaan realisasi terbaik BPHTB kepada 10 notaris/PPAT sebagai mitra strategis dalam transparansi pemungutan, penghargaan kampanye kepada 5 perangkat daerah terbaik atas inovasi transaksi non-tunai pada belanja dan pendapatan, serta penghargaan realisasi terbaik retribusi daerah kepada perangkat daerah dengan pengelolaan optimal.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras, dedikasi, dan integritas semua pihak. Semoga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan memperkuat sinergi antara pemkab, provinsi, perbankan, serta masyarakat,” ujar Albarra.
Di tengah penyesuaian APBD 2025 akibat pengurangan transfer pusat sekitar ratusan miliar rupiah, Albarra menekankan pentingnya optimalisasi PAD tanpa menurunkan target.
“Meski tantangan besar, kita telah capai surplus 101% pada program yang sedang berjalan. Target PAD harus dinaikkan melalui kreasi pertumbuhan ekonomi baru, inovasi, dan maksimalisasi potensi daerah,” ujar Bupati Mojokerto.
Acara ini diharapkan memperkuat kesadaran kepatuhan pajak masyarakat serta sinergi lintas sektor, sehingga pelayanan publik tetap prima meski dihadapkan pada tuntutan masyarakat yang tinggi.
Pemkab Mojokerto berkomitmen terus mendorong digitalisasi untuk keuangan daerah yang lebih mandiri dan berkelanjutan, sambil tetap mengangkat keagungan warisan Majapahit sebagai identitas daerah. (Rio)
