TACB Jombang Serahkan Data Kelahiran Bung Karno ke Kementerian Kebudayaan Usai Kumpulkan Bukti-bukti

Avatar of Redaksi
TACB
TACB Jombang menyerahkan data sejarah kelahiran Bung Karno kepada Kementerian Kebudayaan RI. (Karimatul Maslahah/Kabarterdepan.com)

Jombang, kabarterdepan.com – Sejumlah data sejarah terkait kelahiran Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno atau Bung Karno, diserahkan kepada Kementerian Kebudayaan RI oleh Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Jombang, Jawa Timur, bersama para pegiat sejarah.

Data yang diserahkan meliputi kajian rekomendasi TACB Jombang tahun 2024 tentang Situs Kelahiran Bung Karno di Ploso, Kabupaten Jombang, sejumlah kliping pemberitaan, serta berbagai buku referensi sejarah.

Sedikitnya terdapat empat buku yang turut diserahkan, yakni Candradimuka karya Dian Sukarno, Ida Ayu Nyoman Rai Ibu Bangsa karya Prof. Nurinwa dkk, Titik Nol Soekarno Ploso 1902 karya Binhad Nurrohmat, serta Menemukan Bung Karno di Jombang karya Moch. Faisol.

Anggota TACB Kabupaten Jombang, Arif Yulianto, mengatakan penyerahan data sejarah kelahiran Bung Karno di Ploso, Jombang, pada 6 Juni 1902 ini menjadi momentum penting agar pemerintah pusat, khususnya Kementerian Kebudayaan RI, mengetahui secara detail fakta-fakta sejarah tersebut.

“Dengan begitu, kami berharap pemerintah pusat dapat ikut ambil bagian dalam upaya pelurusan sejarah kelahiran Bung Karno,” ujar Arif Yulianto, Jumat (19/12/2025).

Pria yang akrab disapa Cak Arif itu menambahkan, pihaknya juga berharap Kementerian Kebudayaan RI dapat memfasilitasi pertemuan antara pihak Jombang dan Surabaya dalam satu forum bersama guna membedah dan mengkaji data sejarah yang dimiliki masing-masing daerah terkait kelahiran Bung Karno.

Pembina Situs Persada Soekarno Kediri Dukung Penuh TACB Jombang

Sementara itu, Pembina Situs Persada Soekarno Kediri, RM Kuswartono, menyatakan dukungan penuh terhadap upaya yang dilakukan TACB Jombang dan para pegiat sejarah Bung Karno dalam memperjuangkan legitimasi pemerintah atas sejarah kelahiran Bung Karno di Ploso, Jombang.

“Segala upaya untuk pelurusan sejarah ini kami dukung sepenuhnya,” kata Kuswartono.

Kuswartono yang juga merupakan kerabat Bung Karno itu optimistis pemerintah pada akhirnya akan menetapkan sejarah kelahiran Bung Karno yang sebenarnya, yakni di Ploso, Kabupaten Jombang, pada 6 Juni 1902.

“Kami di keluarga Situs Persada Soekarno Kediri sangat yakin Bung Karno lahir di Ploso, Jombang, pada 6 Juni 1902,” pungkasnya. (Karimatul Maslahah)

Responsive Images

You cannot copy content of this page