Sejarah Baru Bakal Calon Bupati Sragen dari Utara Bengawan Solo, Ini Sosoknya

Avatar of Redaksi
Prihandoko ( Hanjus ) mantan kades 2 periode dan angota dewan perwakilan daerah (DPRD) terpilih di pileg 2024 lalu, ikut berkontestasi di Pilkada 2024 sebagai bakal calon Bupati lewat Gerindra dan PKS.(Masrikin/kabarterdepan.com)
Prihandoko (Hanjus) mantan kades 2 periode dan anggota DPRD terpilih di pileg 2024 lalu, ikut berkontestasi di Pilkada 2024 sebagai bakal calon Bupati Sragen lewat Gerindra dan PKS.(Masrikin/kabarterdepan.com)

Sragen, kabarterdepan.com – Dari sederet nama Bakal Calon (Bacalon) Bupati Sragen, sosok Prihandoko (Hanjus) mampu memberikan warna lain dalam keikutsertaannya di Pilkada Sragen 2024.

Hadirnya sosok Prihandoko di bursa bakal calon Bupati (Bacabub) rupanya cukup menyita perhatian publik di Sragen.

Pasalnya, baru kali ini terdapat calon Bupati Sragen yang berasal dari Utara Bengawan Solo. Hal itu mematahkan anggapan bahwa zona utara Bengawan Solo sebagai wilayah kabupaten Sragen yang minim akan potensi sumber daya manusia (SDM) sebagai calon pemimpin Daerah.

Tak hanya itu, perbedaan yang signifikan antara wilayah selatan Bengawan Solo dengan wilayah utara Bengawan Solo saat ini masih menjadi polemik tersendiri di Kabupaten Sragen. Terutama persoalan pemerataan ekonominya. Hal tersebut menjadi salah satu pertimbangan dirinya mencalonkan diri sebagai bakal calon Bupati (Bacabub) Sragen. Ujar Prihandoko (Hanjus) saat dikonfirmasi dikediamanya Kamis (27/6/2024) pagi.

“Wilayah selatan Bengawan Solo terdapat kawasan perkantoran, industri, dan perdagangan, sementara di utara Bengawan Solo belum nampak adanya perubahan yang signifikan, meskipun sudah ada upaya dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab), namun, selama ini perputaran ekonomi di Sragen masih didominasi wilayah selatan Bengawan Solo,” ujar Prihandoko saat dikonfirmasi di kediamannya, Kamis (27/6/2024) pagi.

Belakangan ini, meski wilayah utara Bengawan Solo sudah mulai dilirik oleh investor untuk menanamkan modalnya, akan tetapi progres capaian yang didapat belum dirasakan oleh masyarakat, terutama di wilayah pinggiran perbatasan antara kabupaten Sragen dengan Kabupaten lainnya.

Lebih lanjut, Prihandoko menyampaikan pentingnya perhatian terhadap wilayah pinggiran atau perbatasan untuk menjadi target utama untuk meningkatkan perekonomian di Sragen.

Menurutnya, Sragen sangat berpeluang menjadi salah satu pusat perekonomian baru di kawasan Solo Raya.

“Kita tahu Sragen diapit oleh beberapa kabupaten lain Seperti kabupaten Grobogan, Boyolali, Karanganyar, dan Kabupaten Ngawi perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah, potensi Sragen sangatlah strategis,” lanjut Prihandoko.

Dikatakannya, daerah pinggiran perbatasan sangat memerlukan perhatian dan sentuhan dari Pemkab Sragen. Dibutuhkan sentuhan penataan perekonomian serta investasi lebih di wilayah perbatasan yang notabenenya sebagai pintu gerbang menuju pusat kota Sragen.

Baliho Prihandoko ( Hanjus ) tersebar di sejumlah wilayah Sragen, bertuliskan " wes wayahe lor Bengawan,"(sudah saatnya utara Bengawan) ( masrikin/kabarterdepan.com)
Baliho Prihandoko tersebar di sejumlah wilayah Sragen, bertuliskan “wes wayahe lor Bengawan,”(sudah saatnya utara Bengawan) (Masrikin/kabarterdepan.com)

Sebagai mantan Kepala Desa, dirinya mengetahui detail adanya kesenjangan yang terjadi di wilayah selatan dan utara Bengawan Solo, terutama di bidang pertanian.

Prihandoko menggambarkan kondisi tanah di wilayah utara Bengawan sangat jauh berbeda dengan selatan Bengawan

“Selama ini, hasil pengelolaan lahan pertanian di kawasan Sragen Utara tidak sebagus hasil lahan pertanian di selatan Bengawan. Faktanya selatan Bengawan tanahnya lebih subur,” ungkapnya.

Akan hal itu, menurutnya untuk mengatasi masalah kesenjangan tersebut, diperlukan sosok pemimpin sragen yang berani, mempunyai ide gila dan strategis, punya koneksi luas, rela berkorban untuk rakyatnya serta bertanggungjawab untuk membawa perubahan di Sragen lebih baik kedepannya.

Prihandoko yang juga akrab disapa Hanjus dikenal sebagai mantan Kepala Desa (Kades) Sambirejo, Kecamatan Plupuh, Sragen.

Selain itu dirinya juga masuk dalam daftar anggota dewan perwakilan rakyat (DPRD) terpilih pada pemilihan legislatif (Pileg) 2024 melalui Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Hanjus memastikan diri ikut berkontestasi di Pilkada serentak November mendatang, dengan mendaftar diri sebagai bakal calon Bupati Sragen 2024 lewat Partai Gerindra dan PKS pada Rabu (5/6/2024) lalu.

Meskipun bermunculan bakal calon Bupati Sragen yang berlatar belakang berbeda-beda mulai dari pengusaha, politikus, ASN, bahkan Staf Presiden yang bakal mengikuti ajang kontestasi pilkada november nanti, Prihandoko tidak merasa gentar dan tetap optimis untuk maju sebagai bakal calon Bupati Sragen, periode 2024-2029. (Masrikin)

Responsive Images

You cannot copy content of this page