
Mojokerto, Kabarterdepan.com –Anggota Satlantas Polres Mojokerto berhasil menyelamatkan 20 anak perempuan di bawah umur yang diduga hampir menjadi korban eksploitasi. Kedua anak asal Cikarang itu segera diamankan ke Pos Kenanten, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, untuk mendapatkan perlindungan.
Kanit Turjagwali Satlantas Polres Mojokerto, Ipda Giri Setyo Adi, yang memimpin patroli bersama anggotanya, mendapati 2 anak perempuan berinisial A (14) dan DS (12) setelah mereka mengaku mengikuti ajakan seseorang yang tidak dikenal.
“Awal mulanya saya tanya anak-anak itu, dia ditawari oleh seseorang yang dia tidak kenal,” ungkapnya, Rabu (3/12/2025) pagi.
Giri menjelaskan bahwa orang tersebut meminta kedua anak itu meminta izin pada orang tua mereka dengan alasan pekerjaan berada di sekitar wilayah tempat tinggal.
“Pada saat itu, korban disuruh izin sama orang tuanya, setelah izin dari orang tuanya, dia diperbolehkan karena pekerjaan itu di daerah sekitar. Maka orang tuanya mengizinkan. Akhirnya dia dijemput oleh orang yang tidak dikenal itu tadi, dan dia dinaikkan ke bus,” tambahnya.

Namun perjalanan berubah mencurigakan. Kedua anak itu merasa tidak yakin dengan tujuan sebenarnya hingga akhirnya mereka sudah jauh dari rumah dan tiba di wilayah Mojokerto.
“Dan akhirnya sampai Jawa Timur, kebetulan di daerah kami, di wilayah kami, Mojoketo, akhirnya turun waktu pengisian BBM di pom bypass dan kita tampung di pos,” terangnya.
Respon Cepat Polres Mojokerto
Tidak memiliki kartu identitas, keduanya kemudian diminta menghubungi keluarga. Giri mengaku Polres Mojokerto langsung berkoordinasi dengan kepolisian dan perangkat desa di daerah asal untuk memastikan proses pemulangan berjalan aman.
“Saya selaku petugas, saya amankan dulu, saya amankan di pos sampai besok pagi. Setelah itu, kita koordinasi dengan perangkat desa sana dan kepolisian setempat. Kita upayakan untuk bisa kembali ke daerah Cikarang,” jelasnya.
Setelah proses pendampingan, kedua anak akhirnya berhasil dipulangkan menggunakan kereta api dan kini telah kembali bertemu keluarga mereka.
“Alhamdulillah, untuk sekarang, keduanya sudah bertemu dengan keluarganya,” pungkasnya. (*)
