Pesan Pj Wali Kota Mojokerto saat Ziarahi Makam Anggota Banser yang Wafat saat Malam Natal

Avatar of Jurnalis: Muzakki
Pj Wali Kota Mojokerto saat ziarah ke makam Riyanto anggota Banser, Kamis (21/12/2023). (Diskominfo Kota Mojokerto)
Pj Wali Kota Mojokerto saat ziarah ke makam Riyanto anggota Banser, Kamis (21/12/2023). (Diskominfo Kota Mojokerto)

Kota Mojokerto, kabarterdepan.com – Jelang peringatan natal dan tahun baru (Nataru), Pj Wali Kota Mojokerto M Ali Kuncoro berziarah ke makam Riyanto, anggota Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama yang gugur terkena ledakan bom saat mencoba mengamankan natal di Gereja Eben Haezer di Mojokerto tahun 2000 lalu.

Ziarah itu dilakukan Mas Pj Wali, sapaan akrab Pj Wali Kota Mojokerto, bersama jajaran Forkopimda Kota. Ali mengatakan, ziarah tersebut bentuk penghormatan pada sosok Riyanto yang telah memberikan cerminan tentang tingginya heroisme dan toleransi antarumat beragama.

“Tadi pagi kami bersama forkopimda sudah menggelar apel. Selain memastikan semua elemen Kota Mojokerto siap untuk menyambut perayaan natal dan tahun baru, kami juga sekaligus ingin mengingatkan kita semua tentang pentingnya menumbuhkan rasa kemanusiaan yang tinggi, solidaritas dan toleransi diantara umat beragama seperti apa yang dilakukan oleh almarhum Riyanto,” kata Ali.

Diketahui bahwa berkat pengorbanan Riyanto, ratusan jemaat gereja yang mengikuti misa Natal terselematkan karena bom dibawa lari Riyanto menjauh dari gereja. Dalam peristiwa malam natal di tahun 2000 tersebut Riyanto tewas setelah terkena ledakan bom.

“Betapa bahwa nilai ketangguhan yang berlandaskan toleransi tanpa memandang perbedaan harus terus digemakan. Semangat yang dibawa Riyanto inilah yang harus kita gelorakan di masa saat ini, demi mewujudkan Mojokerto yang guyup rukun dan damai,” tegasnya.

Masih kata Ali, ia menegaskan bahwa Pemkot Mojokerto akan berupaya maksimal dalam mewujudkan perayaan nataru yang aman damai dan kondusif. Sekitar 200 personel gabungan yang dilibatkan untuk mengamankan Kota Mojokerto.

“Kita berdoa, upayakan dan pastikan bahwa kejadian seperti tahun 2000 tidak terjadi lagi di Kota Mojokerto. Kita akan rayakan nataru 2023-2024 dengan penuh kekhidmatan dan kegembirakan,” pungkasnya. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page