IMM Toyota - Mojokerto
Kitoshindo
Birth Beyond

Kukuhkan PAUD Kecamatan dan Desa di Jember, Kasih Fajarini: Tingkatkan Layanan Pendidikan

Avatar of Jurnalis : Lintang - Editor : Yunan
2024 01 15 65a4e0474a929
Bunda PAUD Kabupaten Jember Dra. Hj. Kasih Fajarini mengukuhkan Bunda PAUD Kecamatan dan Desa se-Kecamatan Sukorambi Tahun 2024 (Kominfo Kab Jember)

Kabupaten Jember, Kabarterdepan.com – Bunda PAUD Kecamatan dan Desa se-Kecamatan Sukorambi Tahun 2024 telah dilantik di Kecamatan Sukorambi, Senin, (15/1/2024).

Bunda PAUD Kabupaten Jember Dra. Hj. Kasih Fajarini mengukuhkan secara langsung dalam pelantikan tersebut didampingi Bupati Jember Ir. H. Hendy Siswanto ST., IPU., ASEAN Eng., beserta jajarannya.

Responsive Images

Dalam sambutannya, Bunda PAUD Kabupaten Jember mengungkapkan, pelaksanaan pengukuhan Bunda PAUD Kecamatan Sukorambi dan lima Desa di Wilayah Sukorambi diantaranya Desa Jubung, Desa Klungkung, Desa Karangpring, Desa Dukuhmencek, dan Desa Sukorambi.

Pengukuhan tersebut perdana dilakukan pertama kali. Hal tersebut merupakan salah satu upaya dalam memperluas akses pengembangan Pendidikan dan meningkatkan layanan mutu Anak Usia Dini (PAUD).

“Oleh karena itu, dukungan, partisipasi, dan peran serta masyarakat, khususnya peran istri Kepala Desa dan Camat, serta di tingkat kabupaten sangatlah diharapkan,” ungkap Kasih Fajarini.

Wanita yang akrab disapa Bu Rin tersebut berharap, Bunda PAUD dapat sebagai penggerak utama untuk mewujudkan Gerakan Nasional PAUD berkualitas melalui kepedulian dan pemberdayaan peran serta masyarakat.

“Selamat melaksanakan tugas kepada para bunda PAUD yang ada di Kecamatan Sukorambi. Bersama mari kita dukung dan sukseskan penyelenggaraan PAUD berkualitas dengan layanan holistik integratif guna mewujudkan generasi bangsa yang sehat, cerdas, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” pungkasnya.

Di sisi lain, Bupati Hendy saat dikonfirmasi dengan tegas menyampaikan, bersama Bunda PAUD, PKK, dan seluruh stakeholder terkait turun secara langsung mengawal anak-anak usia dini.

“Tentunya semua harus dikawal dengan sistem yang ada. Peran serta dari mahasiswa dan perguruan tinggi ikut turut andil. Adapun aksi nyatanya seperti adanya latihan melukis yang diikuti 400 anak PAUD. Hal ini sebagai wujud sinergi dan kolaborasi,” tuturnya. (*)


Eksplorasi konten lain dari Kabar Terdepan

Mulai berlangganan untuk menerima artikel terbaru di email Anda.

Responsive Images

Tinggalkan komentar