
Mojokerto, Kabarterdepan.com – Aksi pencurian mobil pikap terjadi Desa Tanjungkenongo, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Tak hanya kendaraan yang raib, pemilik bahkan harus menanggung kerugian puluhan juta rupiah karena uang hasil usahanya ikut dibawa kabur pelaku.
Aksi tersebut sempat terekam CCTV, dalam rekaman terlihat empat pelaku yang mengenakan masker masuk dengan merusak pagar dan mendorong mobil pikap yang terparkir didepan toko tersebut.
Setelah berhasil, komplotan maling itu melarikan diri ke arah Mojosari dengan menaiki sepeda motor.
Pemilik mobil, Ahmad Afdul saat ditemui mengatakan, pelaku datang empat orang dan masuk ke area tempat parkir.
“Cara ngambilnya merusak gembok terus merusak kunci mobil,” ungkapnya.
Ia menyebut, sempat terdengar suara keras dari luar rumahnya. Setelah ia bangun dari tidurnya, mobil miliknya itu akhirnya telah berhasil dibawa kabur komplotan maling.
“Tahunya mendengar suara kencang terus saya bangun dari tidur ternyata mobil sudah tidak ada,” tambahnya.
Selain kehilangan mobil yang biasa digunakan untuk mengangkut gabah senilai sekitar Rp 170 juta, Afdul juga kehilangan uang tunai yang tersimpan di dalam kendaraan
“Di dalam mobil ada uang hasil jualan sembako, rencana buat belanja lagi. Jumlahnya puluhan juta,” keluhnya.
Kasus ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian dan kini sedang dalam proses penyelidikan.
“Sudah lapor polisi, tadi polsek dan polres olah TKP,” pungkasnya.
