Kecelakaan Beruntun di Mojoagung Jombang, 2 Orang Tewas di TKP

Avatar of Redaksi
kecelakaan
Petugas Satlantas Polres Jombang saat melakukan olah TKP laka lantas di di Jalan Raya Desa Tanggalrejo Mojoagung. (Karimatul Maslahah/kabarterdepan.com)

Jombang, kabarterdepan.com – Kecelakaan lalu lintas beruntun melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Raya Desa Tanggalrejo, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Insiden ini mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

Peristiwa nahas tersebut melibatkan mobil Grand Livina bernomor polisi S-1714-ZN, sepeda motor Honda Beat bernopol W-2119-QA, serta sebuah truk tronton Nissan bernopol L-8723-UJ.

Berdasarkan data kepolisian, mobil Grand Livina dikemudikan Zaky Mubarok (40), warga Desa Banjarsari, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Zaky dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka.

Sementara itu, sepeda motor Honda Beat dikendarai Purwanto (50), warga Perum Babadan Asri, Desa Junwangi, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo.

Ia membonceng Reviana Angelica Yumima (23), alamat sama. Keduanya dinyatakan meninggal dunia di TKP akibat kecelakaan tersebut.

Adapun truk tronton Nissan dikemudikan Imam Rokib (58), warga Desa Pagu, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri. Pengemudi truk dilaporkan dalam kondisi selamat dan tidak mengalami luka.

Kronologi Kecelakaan Beruntun

Menurut keterangan saksi di lokasi, Muhammad Ainin (43), menjelaskan Dari kronologi awal, diketahui mobil Grand Livina melaju dari arah timur ke barat.

“Pada saat bersamaan, sepeda motor Honda Beat dan truk tronton juga berada di jalur yang sama hingga akhirnya terjadi kecelakaan di lokasi kejadian,” ujarnya, Minggu (25/1/2026).

Terpisah, Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda Siswanto membenarkan adanya peristiwa laka lantas yang menelan dua nyawa.

“Benar, dua orang meninggal dunia akibat laka lantas di Jalan Raya Desa Tanggalrejo, Mojoagung tersebut,” jelasnya.

Hingga kini petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut, termasuk mengatur arus lalu lintas dan mengevakuasi kendaraan yang terlibat.

“Penyebab pasti laka lantas masih dalam penyelidikan,” pungkasnya. (Karimatul Maslahah)

Responsive Images

You cannot copy content of this page