Kakanwil Ditjenpas Jatim Panen Raya di Lapas Lamongan: Perkuat Ketahanan Pangan Warga Binaan

Avatar of Lintang
WhatsApp Image 2025 07 19 at 10.40.33 PM
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur, Kadiyono, turut serta dalam Panen Raya di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Kelas IIB Lamongan. (Humas Lapas Lamongan)

Lamongan, Kabarterdepan.com — Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur, Kadiyono, turut serta dalam Panen Raya di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Kelas IIB Lamongan pada Sabtu (19/7/2025). Acara ini menjadi bukti konkret implementasi program ketahanan pangan serta pembinaan warga binaan.

Sebelumnya, Kadiyono menyaksikan penandatanganan nota kesepakatan strategis antara Lapas Kelas IIB Lamongan dengan berbagai pihak, menegaskan komitmen Lapas dalam mengembangkan potensi dan kemandirian warga binaan.

Didampingi oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta Kepala Lapas dari Lamongan, Bojonegoro, Mojokerto, dan Tuban, Kakanwil secara langsung berpartisipasi dalam prosesi panen. Kegiatan diawali dengan memanen ikan lele dan patin dari kolam budidaya yang dikelola oleh warga binaan.

Panen raya ini bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, melainkan wujud nyata dukungan Lapas Lamongan terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dan Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam bidang ketahanan pangan.

Kegiatan berlanjut ke sektor pertanian, di mana dilakukan panen raya padi sebanyak 10 ton dari lahan pertanian asimilasi yang dikelola secara produktif oleh warga binaan. Panen ini menjadi simbol keberhasilan pembinaan berbasis kerja dan keterampilan di lingkungan pemasyarakatan.

Kakanwil Kadiyono menyampaikan apresiasi atas capaian ini.

“Ini adalah bukti bahwa lembaga pemasyarakatan tidak hanya menjadi tempat pembinaan, tetapi juga mampu berkontribusi dalam agenda besar negara, yakni ketahanan pangan. Kita semua patut bangga, karena pemasyarakatan hari ini ikut berperan untuk masa depan bangsa,” ujarnya.

Kegiatan panen raya ini diharapkan menjadi inspirasi bagi UPT Pemasyarakatan lain untuk terus menggali potensi warga binaan melalui program pembinaan yang produktif dan berkelanjutan.

Dengan pendekatan seperti ini, Lapas tak hanya menjadi tempat pembinaan, tetapi juga pusat edukasi dan kontribusi nyata untuk masyarakat dan negara. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page