Gebyar UMKM Bank Jatim Guncang Mojo Carnival 2025, Sayap Jatim Siap Bawa Ekonomi Mojokerto Melesat

Avatar of Redaksi
WhatsApp Image 2025 07 21 at 11.29.59 0616311f
Potret peluncuran program strategis Bank Jatim yaitu Sayap Jatim bersama Wali Kota Mojokerto. (Kominfo Kota Mojokerto)

Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Mojo Carnival 2025 menjadi momentum penting yang diselenggarakan Bank Jatim dalam rangkaian acara Gebyar UMKM Bank Jatim sekaligus peluncuran program strategis Bank Jatim yaitu Sayap Jatim.

Sebagai bank milik daerah yang terus berkomitmen dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan, Bank Jatim menegaskan perannya bukan sekadar penyedia layanan keuangan, melainkan mitra strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari atau Ning Ita menyampaikan apresiasi mendalam atas kiprah Bank Jatim dalam mendorong pelaku UMKM agar naik kelas dan lebih berdaya saing.

“Saya bersyukur kita bisa berkumpul di malam Minggu yang ceria dalam rangka Gebyar UMKM Bank Jatim 2025 sekaligus peluncuran program Sayap Jatim. Ini adalah momen penting untuk menyulut semangat kewirausahaan Mojokerto dan sekitarnya,” ujarnya saat menghadiri acara yang berlokasi di parkir timur Sunrise Mall Mojokerto pada Jumat (19/7/2025) malam.

Ning Ita menegaskan bahwa Sayap Jatim adalah program konkret yang selaras dengan arahan nasional dalam Instruksi Presiden Nomor 1 dan 4 Tahun 2025. Kedua regulasi itu menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8% dan total investasi hingga Rp13.000 triliun.

“Target sebesar itu tidak mungkin tercapai jika daerah berjalan sendiri-sendiri. Karena itu, peran Bank Jatim sebagai penyokong utama pengembangan UMKM dan sinergi antarwilayah menjadi kekuatan besar dalam mendukung agenda nasional,” tegasnya.

Selama berlangsungnya Mojo Carnival, puluhan pelaku UMKM lokal difasilitasi oleh Bank Jatim untuk menampilkan produk-produk unggulan mereka. Antusiasme pengunjung sangat tinggi, dan perputaran ekonomi yang tercipta pun dinilai signifikan.

Data menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kota Mojokerto pada 2024 telah mencapai angka 5,32%. Untuk menembus angka 8%, Ning Ita menilai diperlukan intervensi cerdas dan sinergis melalui program semacam Sayap Jatim, yang digagas dan dikawal langsung oleh Bank Jatim.

“Sayap Jatim adalah metafora indah tentang dorongan kuat untuk terus tumbuh. Saya berharap Bank Jatim hadir tidak hanya sebagai institusi keuangan, tapi juga sebagai pembimbing dalam literasi keuangan, akses permodalan, hingga peningkatan daya saing,” jelasnya.

Selain itu, Ning Ita juga mengajak seluruh pelaku UMKM untuk menjadikan Sayap Jatim sebagai batu loncatan menuju kemapanan usaha dan kemandirian ekonomi.

“Mari bangun ekosistem kewirausahaan yang produktif, inovatif, dan kolaboratif. Mojokerto bisa maju jika UMKM-nya kuat, dan itu kini sedang didorong serius oleh Bank Jatim,” pungkasnya.

Tak hanya menjadi ajang ekonomi, Festival UMKM Jawa Timur 2025 Mojo Carnival juga dimeriahkan dengan wahana permainan, hiburan keluarga, hingga panggung musik yang menghadirkan Ndarboy Genk dan Dj Leona, menjadikan peran Bank Jatim dalam kegiatan ini kian menyatu dengan denyut masyarakat. (Riris)

Responsive Images

You cannot copy content of this page