
Kabupaten Mojokerto, KabarTerdepan.com- Gebyar Pajak Daerah Kabupaten Mojokerto digelar di halaman Arayanna Hotel Trawas, Kamis (28/08/2025).
Acara ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat membayar pajak sekaligus mendorong percepatan digitalisasi pelayanan.
Kepala Bapenda Kabupaten Mojokerto, Ardi Sepdianto, menyampaikan kegiatan hari ini diawali dengan pelayanan langsung Pajak Bumi dan Bangunan khusus masyarakat di Kecamatan Trawas.
Ia menegaskan, pelayanan ini untuk mempermudah kebutuhan masyarakat terkait pemecahan, perubahan subjek dan objek pajak, serta mutasi.
“Harapannya, semua bisa dilayani secara cepat di tempat ini. Hari ini juga kami menyediakan pembayaran cashless melalui bank yang bekerja sama dengan Bapenda. Hal ini mendukung percepatan digitalisasi dan elektronisasi daerah,” ujar Ardi.
Kegiatan ini juga diwarnai dengan pengundian hadiah apresiasi untuk wajib pajak patuh dari pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor. Sejumlah hadiah yang disediakan antara lain 5 buah tv 32 inc, 5 sepeda gunung, dan hadiah utama 4 sepeda motor.
Menurut Ardi, penghargaan tersebut merupakan bentuk motivasi sekaligus wujud perhatian pemerintah agar masyarakat semakin taat membayar pajak.
“Kita patut mengapresiasi karena untuk pertama kalinya opsion pajak khusus Pajak Kendaraan Bermotor bisa digelar tahun 2025. Mengapa pajak ini penting, karena dalam pidato Presiden tahun 2026 disampaikan bahwa dana transfer pusat ke daerah akan berkurang signifikan. Dari Rp850 triliun di tahun 2025, turun menjadi Rp650 triliun tahun depan,” tegasnya.
Ardi menjelaskan, pengurangan dana transfer pusat ini menjadi tantangan besar bagi daerah. Pasalnya, hampir 70 persen Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Mojokerto bersumber dari transfer pusat, sementara kewajiban belanja pegawai semakin tinggi, termasuk kebutuhan pengangkatan tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.
Hal senada juga diungkapkan Teguh Gunarko. Ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kewajiban perpajakan serta menumbuhkan partisipasi lebih luas.
“Beban daerah akan semakin berat jika dana transfer berkurang, sementara belanja tetap besar. Karena itu kami berharap masyarakat semakin sadar membayar pajak. Dengan inovasi cashless, pelayanan cepat, serta insentif hadiah, kami ingin mendorong wajib pajak agar lebih patuh,” tutur Teguh.
Sebagai informasi, Jumat (29/08/2025), Bupati Mojokerto mendapat undangan ke Istana Merdeka dalam Rakornas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah. Dari Jawa Timur, hanya Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Sidoarjo yang diundang secara langsung, sementara daerah lain mengikuti secara daring.
Ardi menambahkan, kehadiran Bupati Mojokerto di Rakornas tersebut diharapkan menjadi momentum untuk meraih penghargaan nasional. Ia optimistis, pencapaian itu akan semakin memotivasi masyarakat untuk membayar pajak secara tepat waktu. (Adv)
