Evakuasi Dramatis Pekerja Bangunan Kesetrum Saat Pasang Atap di Mojoanyar

Avatar of Redaksi
Pekerja Bangunan
Tubuh korban saat dievakuasi turun dari atap oleh tim gabungan. (Redaksi)

Mojokerto, Kabarterdepan.com – Kecelakaan kerja menimpa seorang pekerja bangunan saat melakukan pemasangan atap galvalum di sebuah kantor agen travel yang berada di Jalan Raya Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Kamis (18/12/2025) siang.

Insiden itu sempat menimbulkan kepanikan lantaran korban dilaporkan pingsan dan tertahan di atas atap bangunan. Kondisi tersebut membuat proses penyelamatan harus dilakukan dengan ekstra hati-hati.

Korban diketahui bernama Nuri (40), warga Desa Sadartengah, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Saat kejadian, ia bekerja bersama seorang rekannya untuk membenahi bagian belakang kantor travel. Posisi korban berada di atas bangunan untuk memperbaiki rangka atap, sementara rekannya tetap berada di bawah.

Berdasarkan informasi di lokasi, besi galvalum yang dinaikkan ke atas diduga tanpa sengaja mengenai kabel listrik PLN bertegangan tinggi. Sentuhan tersebut membuat korban tersengat aliran listrik hingga mengalami luka bakar pada kaki kanan, kemudian pingsan dan tidak mampu menyelamatkan diri.

Jemi, anak pemilik kantor travel, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut saat itu terdapat dua pekerja yang tengah melakukan perbaikan atap sebelum insiden terjadi.

“Tukangnya mengangkat besi galvalum ke atas terus besinya terkena kabel jadi kesetrum tadi,” ungkapnya.

Proses Evakuasi Pekerja Bangunan

Pekerja Bangunan

Evakuasi korban berlangsung dramatis dan memakan waktu hampir satu jam. Tim gabungan dari PMI, Relawan, Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto, serta petugas PLN dikerahkan ke lokasi untuk menurunkan korban dari ketinggian.

Petugas menggunakan tandu dan sistem pengamanan tali agar pekerja bangunan dapat dievakuasi dengan aman.

“Karena orangnya lemas gak bisa turun akhirnya saya telefon Damkar tadi,” terangnya.

Sementara itu, petugas Polsek Mojoanyar yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Pemilik kantor travel juga masih dimintai keterangan oleh kepolisian untuk kepentingan penyelidikan.

Komandan Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto, Sukamto, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pada pukul 14.00 WIB. Ia mengakui proses evakuasi cukup terkendala kondisi lokasi, namun korban akhirnya berhasil diturunkan dengan selamat berkat kerja sama semua pihak.

“Kita berjibaku setelah 30 menit akhirnya bisa menurunkan korban. Alhamdulillah dalam keadaan selamat,” pungkasnya.

Usai berhasil dievakuasi, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Sido Waras menggunakan ambulans PMI Kabupaten Mojokerto guna mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

Responsive Images

You cannot copy content of this page