
Jakarta, KabarTerdepan.com – Bakal Calon Presiden (Bacapres) Anies Baswedan meneguhkan spirit yang diusung dalam kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, yakni perubahan yang menghadirkan kesejahteraan bagi petani, peternak dan nelayan. Hal itu dikatakannya saat mendaftarkan diri berasma Muhaminin Iskandar atau Cak Imin sebagai Bacapres dan Bacawapres ke kantor KPU, Kamis (19/10/2023) pagi.
“Kita semua mengucapkan terma kasih kepada KPU yang telah menyambut membantu menyiapkan proses pendaftaran pagi ini sehingga berjalan dengan amat lancar. Kami percaya KPU akan melakukan proses verifikasi hingga hingga nanti saat pelaksanaan juga dengan professional,” ujar Anies dalam konferensi pers di kantor KPU yang ditayangkan langsung melalui YouTube KPU RI.
Dalam kesempatan itu juga Anies menegaskan bahwa dalam pemilihan umum nantinya masing-masing elemen harus mengedapankan persatuan bangsa.
“Kita yang terlibat dalam proses pemilu ini kita jaga suasana persatuan, kebersamaan, pikiran dan gagasan boleh berbeda, tapi kita sesungguhnya adalah satu bangsa satu negara dan satu tujuan,” tegasnya.
Anies yang mengenakan baju putih dan kopyah hitam itu juga menegaskan bahwa agasan pokok yang diusung bersama Cak Imin dalam Pilpres 2024, yakni perubahan. Sehingga kehidupan para petani, peternak dan nelayan menjadi lebih sejahtera.
“Kami membawa gagasan perubahan. Perubahan untuk dirasakan pada keluarga-keluarga di Indonesia. Kita menginginkan agar kebutuhan pokok menjadi terjangkau. Di sisi lain para petani hidupnya lebih sejahtera, para peternak hidupnya lebih sejahtera, para nelayan hidupnya lebih sejahtera,” terangnya.
“Kami ingin adanya kesetaraan kesempatan, kesempatan untuk bekerja, kesempatan untuk mendapatkan masa depan yang lebih baik lewat Pendidikan, perlindungan kesehatan yang baik. Gagasan dasarnya adalah perubahan menghadirkan kesetaraan dan keadilan, itu yang kami bawa,” pungkas Anies.
Sementara itu Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari mengatakan, secara dokumen yang dibawa oleh pasangan AMIN dinyatakan lengkap. Selanjutnya akan dilakukan proses verifikasi.
“Secara administratif yang kami terima ini penilaian adalah lengkap atau belum lengkap. Sekiranya ada yang belum lengkap masih bisa dilengkapi. Tapi sebelum sampai di sini kan ada tim verifikasi helpdesk, sudah diperiksa dinyatakan lengkap,” ujarnya.
Dalam pemeriksaan verifikasi dokumen tersebut, lanjut Hasyim Asy’ari, ada dua ukuran yang diterapkan. Yakni apakah dokumen benar atau belum, dan sah atau belum. Nantinya ada kesempatan jika ada dokumen yang belum benar atau belum sah untuk dilakukan pelengkapan atau perbaikan-perbaikan.
“Setelah ini kami memberikan surat pengantar kepada bakal pasangan calon untuk melakukan pemeriksaan kesehatan jasmani dan rohani, yang akan dilakukan tim pemeriksa di RSPAD Gatot Subroto, Insya Allah nanti akan dilakukan pada sabtu 21 oktober 2023,” pungkasnya. (*)
