
Mojokerto, Kabarterdepan.com – Pemerintah Kabupaten Mojokerto menerima bantuan satu unit ambulans dari Bank Negara Indonesia (BNI) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Serah terima bantuan ini berlangsung pada Selasa (12/12/2024) di kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Mojokerto, Jl. Raya Gayaman No.89, Jabon, Kecamatan Mojoanyar.
Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto, Teguh Gunarto, mengungkapkan apresiasinya atas bantuan tersebut. Ia menegaskan pentingnya keberadaan ambulans untuk mendukung layanan kesehatan di wilayah dengan 18 kecamatan dan jumlah penduduk lebih dari dua juta jiwa.
“Kabupaten Mojokerto menghadapi risiko bencana hidro-meteorologi dan kecelakaan lalu lintas. Kehadiran ambulans ini akan sangat membantu kami memberikan pelayanan kesehatan yang cepat dan tepat kepada masyarakat,” ujar Teguh.
Ia juga menambahkan bahwa tahun 2024 menjadi momen istimewa bagi Kabupaten Mojokerto. Selain menerima bantuan ambulans, pemerintah daerah berhasil memperoleh sertifikasi pengelolaan darah, yang semakin memperkuat kualitas layanan kesehatan di wilayah tersebut.
Kepala Kantor Wilayah BNI Jawa Timur, Hery Trijanto, menegaskan bahwa bantuan ini adalah wujud nyata komitmen BNI dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap ambulans ini dapat dimanfaatkan secara maksimal, terutama saat curah hujan tinggi yang meningkatkan risiko keadaan darurat. Ini adalah wujud kepedulian kami terhadap masyarakat Mojokerto,” papar Hery.
Kepala Cabang BNI Mojokerto, Eko Inggiartono, menambahkan bahwa program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial BNI di luar kegiatan bisnis utama. Ia berharap bantuan ini dapat memberikan dampak positif yang besar bagi masyarakat.
“Semoga kami dapat terus berkontribusi dalam mendukung pembangunan sosial dan lingkungan di Kabupaten Mojokerto,” pungkas Eko.
Bantuan ambulans senilai Rp284.975.000 ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas PMI Kabupaten Mojokerto dalam memberikan layanan tanggap darurat dan kesehatan kepada masyarakat, khususnya di daerah rawan bencana dan kecelakaan. Dengan adanya ambulans ini, Pemerintah Kabupaten Mojokerto semakin siap menjawab kebutuhan layanan kesehatan warganya. (Firda*)
