Aktifkan Program Kali Bersih, Wali Kota Mojokerto Kerja Bakti Bersihkan Sungai Bareng Warga

Avatar of Lintang
e89d54a758d41a87d0e945a07500d726
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama warga bersama-sama membersihkan Sungai Brangkal di sekitar jembatan Tribuana Tunggadewi Kota Mojokerto (Diskominfo Kota Mojokerto)

Kota Mojokerto, KabarTerdepan.com – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengaktifkan kembali Program Kali Bersih (Prokasih) mendukung Hari Habitat Sedunia di bulan Oktober.

Program Prokasih ini sebelumnya telah berlangsung dan sempat terhenti pada masa pandemi Covid-19.

Hal ini disampaikan langsung oleh Ika Puspitasari usai kerja bakti bersama seluruh relawan dan warga membersihkan Sungai Brangkal di sekitar jembatan Tribuana Tunggadewi pada Jumat, (13/10/2023) pagi.

“Dulu sebelum pandemi terjadi kita punya kegiatan sinergi dengan masyarakat, seluruh potensi relawan, TNI, Polri dalam rangka menjaga kebersihan sungai, kerja bakti bareng-bareng yang dulu dilakukan setiap hari Jumat ini kita aktifkan kembali,” jelas wali kota.

Orang nomor satu di lingkup Kota Mojokerto itu mengatakan, pengaktifan kembali Prokasih ini sebagai langkah Pemkot Mojokerto untuk mewujudkan Kota Mojokerto sebagai kota pariwisata.

“Kita aktifkan kembali karena kita tahu dengan adanya prioritas Kota Mojokerto sebagai kota pariwisata ini poin pentingnya adalah mengedukasi masyarakat, membiasakan pola hidup bersih, menjaga lingkungan agar tidak membuang sampah sembarangan khususnya sungai-sungai yang ada di Kota Mojokerto,” terang Ning Ita, sapaan akrab wali kota.

Wali kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini juga menambahkan, keberadaan sungai di Kota Mojokerto adalah sumber kehidupan bagi warga yang tentu harus dijaga kebersihannya.

“Ketika kemarau panjang seperti ini kita harus bersyukur karena diberikan limpahan air yang tidak kekurangan. Padahal di daerah lain saudara-saudara kita di berbagai penjuru pelosok negeri ini banyak sekali yang sedang mengalami bencana kekeringan di kemarau panjang ini,” terangnya.

Ning Ita berharap dengan bersama-sama melakukan bersih-bersih lingkungan akan menjadi contoh langsung serta memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Sambil kita mengedukasi agar setelah kita bersihkan jangan dibuangi sampah lagi,” pungkasnya.

Di Kota Mojokerto, gerakan bersama antara pemerintah, masyarakat, dan relawan secara rutin akan dilakukan setiap satu bulan sekali pada minggu kedua.

Sementara para kader motivator bersama RT RW dan warga juga secara aktif melakukan kerja bakti di lingkungan masing-masing setiap hari Jumat.

Selain itu juga telah disediakan keranjang sedekah sampah di tempat-tempat publik khususnya untuk sampah plastik. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page