Terekam CCTV, Aksi Pengeroyokan Warnai Malam Tahun Baru di Kota Mojokerto

Avatar of Redaksi
Pengeroyokan
Tangkapan layar saat terjadi pengeroyokan. (Redaksi)

Mojokerto, Kabarterdepan.com – Aksi kekerasan mewarnai malam pergantian tahun di Kota Mojokerto. Seorang pemuda menjadi korban pengeroyokan di Jalan Mayjen Sungkono, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Kamis (1/1/2026) dini hari.

Kejadian tersebut terjadi saat korban bersama dua rekannya baru saja pulang merayakan malam tahun baru dan melintas di kawasan tersebut tiba-tiba dihentikan oleh sekelompok pria mengenakan motor.

Peristiwa pengeroyokan ini sempat terekam kamera CCTV milik warga. Dalam rekaman itu terlihat ketiga pemuda tak berdaya ketika diserang sekelompok orang.

Mereka hanya bisa pasrah menerima pukulan dan tendangan, bahkan terdengar teriakan meminta ampun saat aksi kekerasan berlangsung tanpa henti di tengah jalan.

Korban Pengeroyokan

Korban diketahui berinisial N, warga Desa Blimbingsari, Kecamatan Sooko, yang saat itu berboncengan dengan dua rekannya berinisial A dan M menggunakan sepeda motor matik.

Ketiganya melaju dari arah Rolak Songo menuju Kota Mojokerto. Namun saat melintas di kawasan timur SMK Raden Patah, perjalanan mereka terhenti setelah sekelompok pemuda tak dikenal tiba-tiba menghadang di badan jalan.

Warga sekitar, Tirta Khoirul, menyebut kelompok pelaku berjumlah lebih dari lima orang dan sebagian besar mengenakan kaus hitam. Tanpa banyak bicara, mereka langsung melakukan pengeroyokan terhadap pemotor yang mengendarai motor berwarna merah tersebut.

“Tahunya itu setelah dengar ramai-ramai di depan rumah sini,” ungkapnya, Jumat (1/12/2026) sore.

Serangan brutal itu membuat ketiga korban terjatuh dari sepeda motor dan tidak mampu memberikan perlawanan. Keributan yang terjadi pada dini hari tersebut langsung menarik perhatian warga sekitar yang masih terjaga.

“Katanya mereka ini tidak saling kenal,” tambahnya.

Sejumlah warga kemudian berdatangan ke lokasi untuk menghentikan aksi pengeroyokan. Menyadari situasi mulai ramai, para pelaku yang datang dengan mengendarai dua sepeda motor langsung melarikan diri ke arah Rolak Songo usai menganiaya korban.

”Yang baju hitam itu kondisinya lagi mabuk,” terang Tirta.

Setelah kejadian, ketiga korban meninggalkan lokasi dengan bantuan rekan-rekan mereka. N mengalami luka cukup parah di bagian wajah dan punggung sehingga harus mendapatkan perawatan medis di RSI Sakinah Mojokerto. Sementara dua korban lainnya juga mengalami luka, meski kondisinya tidak separah N.

Sementara itu, Kapolsek Magersari Kompol Amat mengatakan pihak kepolisian telah memantau peristiwa tersebut. Namun hingga kini, belum ada laporan resmi yang masuk ke Polsek Magersari terkait kejadian pengeroyokan itu.

”Untuk laporan, sejauh ini belum ada yang masuk ke polsek. Bisa jadi lapornya langsung ke polres,” pungkasnya.

Responsive Images

You cannot copy content of this page