Aksi Heroik Relawan Ini Nekat Melompat dari Jembatan untuk Evakuasi Mayat di Sungai

Avatar of Redaksi
WhatsApp Image 2025 05 20 at 4.15.09 PM
Zaenal saat melompat dari jembatan sungai brantas. (Redaksi Kabar Terdepan)

Mojokerto, Kabarterdepan.com – Seorang relawan kemanusiaan nekat melompat dari atas jembatan untuk mengevakuasi sesosok mayat pria tanpa identitas yang mengapung di Sungai Brantas di Desa Ngrame, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Selasa (20/5/2025) siang.

Ia adalah Zaenal Abidin warga Kota Mojokerto salah satu relawan Birunya Cinta yang sehari hari memiliki visi kemanusiaan dalam bencana alam maupun musibah.

Saat itu terjadi penemuan mayat yang mengapung dari arah Sungai Brantas di Rolak 9 Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Di situlah awal Zaenal melakukan pemantauan dan pengejaran mayat yang terseret arus.

Hingga akhirnya, ia berada di atas jembatan di Desa Ngrame Pungging dan melihat keberadaan mayat tanpa identitas itu terseret derasnya arus sungai.

Tanpa pikir panjang. Berbekal pelampung ditubuhnya ia melompat dari atas jembatan dengan ketinggian sekitar 20 meter dan terseret hingga ke arah Kecamatan Ngoro yang jaraknya sekitar 5 kilometer.

Saat ditemui di aliran sungai Brantas di Desa Tanjangrono, Kecamatan Ngoro, Zaenal menceritakan sempat terombang-ambing terseret arus sambil memegang mayat pria tanpa identitas tersebut.

“Kira-kira hampir satu jam lebih karena memang nggak bisa minggir. Saya sudah berusaha tapi nggak bisa,” ungkapnya.

Ia menambahkan, alasan dirinya nekat melompat dari jembatan untuk mengevakuasi mayat yang terseret aliran Sungai Brantas.

“Karena itu manusia. Apa pun alasannya kalau ada mayat harus diambil,” tuturnya.

Mayat tersebut akhirnya berhasil di evakuasi setelah perahu karet dari BPBD Kabupaten Mojokerto diterjunkan ke lokasi.

“Akhirnya ada perahu karet dari BPBD. Ya saya dinaikkan ke perahu bersama mayatnya,” pungkasnya.

Selanjutnya, guna penyelidikan lebih lanjut, mayat pria tanpa identitas tersebut langsung di evakuasi ke Kamar Jenazah Rumah Sakit dr Soekandar Mojosari untuk dilakukan autopsi. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page