Sertijab Wali Kota Mojokerto, Ning Ita Prioritaskan Panca Cita dan Quick Win untuk Pembangunan Berkelanjutan

Avatar of Redaksi
VideoCapture 20250305 133216
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari (tengah) dan wakilnya. (Riris / Kabarterdepan.com)

Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mojokerto serta Rapat Paripurna Penyampaian Visi-Misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mojokerto Periode 2025-2030 berlangsung di kantor DPRD Kota Mojokerto, Rabu (5/3/2025).

Acara ditandai dengan penandatanganan sertijab dan penyerahan memori oleh Pj Wali Kota Mojokerto, Moh. Ali Kuncoro, kepada Wali Kota Mojokerto periode 2025-2030, Ika Puspitasari.

Acara tersebut disaksikan langsung oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, jajaran Forkopimda Kota Mojokerto, jajaran Kepala perangkat daerah serta perwakilan tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, atau yang akrab disapa Ning Ita, menyampaikan visi kepemimpinannya selama lima tahun ke depan.

“Visi kami yaitu mewujudkan Kota Mojokerto yang maju, berdaya saing, berkarakter, sejahtera, dan berkelanjutan,” ujar Ning Ita saat ditemui usai acara.

Untuk merealisasikan visi tersebut, Ning Ita memaparkan lima misi utama yang disebut sebagai Panca Cita.

“Pertama adalah terkait dengan peningkatan sumber daya manusia, di mana kami punya program unggulan namanya Mojokerto Berprestasi, Mojokerto Unggul,” jelasnya.

Selain itu, ia juga menyoroti penguatan ketahanan sosial dan budaya melalui program Mojokerto Berbudaya, serta upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dalam Mojokerto Sejahtera.

Di bidang tata kelola pemerintahan, Ning Ita menekankan pentingnya birokrasi yang terintegrasi agar pelayanan publik semakin mudah diakses masyarakat.

“Keempat terkait dengan tata kelola birokrasi yang terintegrasi, karena selama ini kita sudah punya mal pelayanan publik, namun bagaimana lebih memudahkan lagi masyarakat dalam mengakses pelayanan publik dari Pemerintah Kota Mojokerto,” tuturnya.

Sementara itu, dalam hal pembangunan infrastruktur, ia menegaskan komitmen terhadap konsep berwawasan lingkungan dan digitalisasi.

“Kelima terkait dengan pembangunan infrastruktur yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan yaitu Mojokerto Asri dan Mojokerto Digital,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ning Ita juga menyampaikan tiga program quick win sebagai langkah awal yang segera dijalankan dalam kepemimpinannya.

“Tiga poin quick win di antaranya sukses pada MBG, percepatan PKG, dan percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya terkait dengan sasaran pada masyarakat miskin,” katanya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tingkat kemiskinan Kota Mojokerto saat ini sudah mencapai angka 5,5 persen, salah satu yang terendah di Jawa Timur.

“Kita akan fokus bagaimana masyarakat miskin di Kota Mojokerto ini juga tereliminir secara graduatif melalui program-program yang selama ini sudah berjalan,” tegasnya.

Sebagai langkah konkret, Ning Ita menyatakan bahwa program MBG (Makan Bergizi Gratis) akan diperluas dengan menyasar lansia kurang mampu, ibu hamil, dan anak-anak penderita stunting.

“Jadi ini salah satu quick win yang bisa segera kita capai atau PHTC yang disampaikan Bu Gubernur dalam 100 hari kerja, karena faktanya itu akan sangat mudah tercapai di Kota Mojokerto karena sebelumnya sudah berjalan,” pungkasnya.

Acara sertijab ini menandai dimulainya kepemimpinan Wali Kota Mojokerto, Ning Ita, dan Wakil Wali Kota Mojokerto, Cak Sandi, dalam membangun Kota Mojokerto menuju masa depan yang lebih maju dan sejahtera. (Riris*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page