Ibadah Natal Gabungan SMKN 1 dan SMKN 2 Mojokerto : Jangan Tukar Cinta Tuhan dengan Kesenangan Dunia

Avatar of Redaksi
Momen Natal penuh sukacita bersama keluarga besar SMKN 1 dan SMKN 2 Mojokerto (Innka / Kabarterdepan.com)
Momen Natal penuh sukacita bersama keluarga besar SMKN 1 dan SMKN 2 Mojokerto (Innka / Kabarterdepan.com)

Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Ibadah Natal gabungan antara SMKN 1 Mojokerto dan SMKN 2 Mojokerto berlangsung dengan sangat meriah Jumat (3/1/2025).

Natal gabungan yang penuh dengan sukacita diselenggarakan di Aula SMKN 1 Mojokerto, yang beralamat di Jalan Raya Empunala nomor 7, Kelurahan Balongsari, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Jawa Timur.

Ibadah Natal kali ini mengusung tema “Kasih Yesus Mengalahkan Kasih Dunia”, yang diambil dari ayat Alkitab Matius 24:12. Angelina Agatha Sutanto, menyampaikan Firman Tuhan dengan penuh semangat kepada para siswa, guru, dan tamu undangan yang hadir.

Dalam khotbahnya, Angelina menyoroti realitas zaman akhir yang penuh dengan tantangan rohani.

“Di tengah dunia yang semakin mendekati kesudahannya, kasih banyak orang menjadi dingin. Pengenalan akan firman Tuhan semakin memudar, dan orang tidak lagi bergairah untuk mencari kebenaran sejati,” ungkap Angelina Agatha Sutanto.

Lebih lanjut, Angelina mengatakan, sesuai dengan firman Tuhan dalam Matius 24:12, dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.

Ia juga menegaskan bahwa banyak orang lebih memilih kesenangan duniawi yang bersifat sementara daripada kasih sejati yang datang dari Tuhan.

“Banyak orang lebih mengutamakan kasih dari manusia dibandingkan kasih Tuhan. Mereka kehilangan gairah untuk mengenal firman-Nya. Ada banyak orang di luar sana yang tidak suka berbicara tentang kasih Tuhan, tetapi justru menginginkan kasih dunia yang semu,” ungkap Angelina.

Menghadapi Dunia yang Mendekati Kesudahannya

Angelina mengajak para siswa untuk merenungkan peran mereka sebagai anak-anak Tuhan dalam menghadapi dunia yang semakin sulit.

“Bagaimana respons kita sebagai anak Tuhan menghadapi dunia seperti ini? Pertama, menyadari bahwa setiap kita dipanggil untuk merdeka. Kedua, hidup dipimpin oleh Roh Kudus. Dan ketiga, mengukir kisah-kisah bersama Tuhan dalam hidup kita,” katanya.

Ia menjelaskan ketiga poin tersebut:

Menyadari bahwa Kita Dipanggil untuk Merdeka

Dalam Galatia 5:1, tertulis, “Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan.”

Angelina menekankan pentingnya meninggalkan kedagingan dan dosa yang membelenggu hidup.

Hidup Dipimpin oleh Roh Kudus

Hidup dipimpin oleh Roh Kudus, lanjutnya, berarti menghasilkan buah-buah Roh, seperti kasih, sukacita, damai sejahtera, dan penguasaan diri (Galatia 5:22-23). “Kita membutuhkan Roh Kudus untuk menuntun langkah kita setiap hari. Hidup dipimpin oleh Roh adalah kunci untuk menghadapi tantangan zaman ini,” jelasnya.

Mengalami Kisah-kisah Bersama Tuhan

Angelina mengingatkan pentingnya menjalin hubungan pribadi dengan Tuhan.

“Kita perlu mengukir kisah-kisah indah bersama Tuhan, seperti kisah pertobatan, kisah cinta kepada Tuhan, dan kisah penyerahan hidup sepenuhnya kepada-Nya,” katanya.

Ia menutup khotbahnya dengan pesan dari Lukas 15, yang menggambarkan kasih seorang Bapa yang rindu anak-anak-Nya yang tersesat untuk kembali kepada-Nya.

“Tuhan mengasihi setiap kita dan menantikan pertobatan kita. Dia ingin kita mengakui dosa, mengalami perubahan hidup, dan hidup dalam kasih-Nya yang sejati,” tutur Angelina.

Sambutan Hangat dari Kepala Sekolah dan Guru

Setelah penyampaian firman Tuhan, Kepala SMKN 1 Mojokerto, Abadi memberikan sambutan yang hangat. Ia menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya ibadah Natal gabungan ini.

“Lewat Ibadah Natal ini, kita diajarkan untuk saling toleransi antarumat beragama. Kami juga sangat bersyukur karena terjalin kerja sama yang baik antara SMKN 1 dan SMKN 2 Mojokerto. SMKN 1 mengucapkan Selamat Natal kepada seluruh siswa Kristiani,” ujar Abadi.

Mohammad Yusuf Utomo, Bidang Kesiswaan SMKN 1 Mojokerto, juga memberikan dukungannya terhadap acara ini.

“Kami sangat mendukung acara ini. Semoga melalui ibadah Natal ini, hubungan baik antara kedua sekolah semakin erat. Selamat Natal kepada semua murid,” ungkapnya.

Kemeriahan Natal dengan Kebersamaan

Setelah ibadah selesai, acara dilanjutkan dengan berbagai kegiatan menarik seperti permainan seru (games), tukar kado, makan bersama, dan sesi sharing kelompok. Suasana penuh kehangatan ini mencerminkan kasih Kristus yang nyata dalam kehidupan para siswa dan guru.

Perayaan Natal gabungan ini diharapkan menjadi momen untuk memperkuat semangat kebersamaan dan kasih Kristus di antara semua pihak.

Pesan utama yang disampaikan melalui ibadah ini adalah agar semua orang tidak menukar cinta Tuhan dengan kesenangan dunia yang semu, melainkan hidup dalam kebenaran dan kasih Tuhan yang abadi.

Dengan terus hidup dalam pertobatan, dipimpin oleh Roh Kudus, dan mengukir kisah bersama Tuhan, para siswa diingatkan untuk menjalani hidup yang penuh berkat, kemenangan, dan pengharapan.

“Jangan tukarkan cinta Tuhan dengan kesenangan dunia yang sementara. Jadikan hidup kita sebagai kesaksian kasih-Nya yang sejati,” pesan Angelina mengakhiri ibadah Natal tersebut. (Innka/*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page