Pelatihan Perangkat Kecamatan dan Kelurahan, Pj Wali Kota Mojokerto Tekankan Loyalitas ASN

Avatar of Redaksi
IMG 20241217 WA0031 scaled
Pj Wali Kota Mojokerto, Moh Ali Kuncoro dalam sambutannya (Riris)

Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Pelatihan Peningkatan Kapasitas Perangkat Kecamatan / Kelurahan Kota Mojokerto Tahun 2024 berlangsung di Samudro Ballroom, Lynn Hotel, Selasa (17/12/2024).

Acara tersebut bertujuan untuk membekali perangkat kecamatan dan kelurahan sebagai aparatur yang profesional, kompeten, dan mampu memberikan kontribusi yang optimal kepada masyarakat.

Menjelang akhir tahun 2024, Pj Wali Kota Mojokerto, Moh Ali Kuncoro, memberikan sambutan penting dalam pembukaan acara pelatihan di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto. Dalam sambutannya, ia mengajak semua pihak untuk merefleksi pencapaian selama tahun 2024 dan mempersiapkan langkah yang lebih baik menuju tahun 2025.

“Saat ini posisi penyelenggaraan pemerintahan sudah masuk di bagian terakhir tahun anggaran 2024, maka penting bagi kita untuk merefleksi apa yang sudah kita lakukan di tahun 2024 yang bersiap songsong harapan yang lebih baik lagi di tahun 2025,” ujarnya.

Ali Kuncoro menjelaskan bahwa Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2025 telah disusun dengan prinsip stabilitas, inklusivitas, keberlanjutan, dan prioritas penggunaan sumber daya.

“RAPBD tahun 2025 itu kita susun agar terjadi pertama stabilitas, pergantian tahun, pergantian bidang. Yang kedua inklusivitas, tidak ada satu keluarga di Kota Mojokerto, yang tidak kita pikirkan. Semua akan mendapatkan pelayanan. Yang ketiga tentu ada keberlanjutan. Siapapun pemimpinnya, kita harus tetap on the track,” tuturnya.

Terkait dengan tantangan fiskal, Ali Kuncoro menegaskan bahwa alokasi anggaran tahun 2025 akan tetap memperhatikan skala prioritas seperti peningkatan kualitas sumber daya manusia, kesehatan, penanganan stunting, serta pengentasan kemiskinan ekstrem. Sementara itu, pembangunan infrastruktur akan lebih disesuaikan.

“BPD kita di tahun 2025 dengan kemampuan fiskalnya yang saya pikir masih terbatas, kita laksanakan dengan hati. Skala prioritas tentu masih padat soal penggunaan sumber daya manusia, kesehatan, penanganan stunting, kemiskinan ekstrim, infrastruktur agak ditarik,” ungkapnya.

Ali Kuncoro menekankan pihaknya terus berupaya untuk menyiapkan SDM unggul dengan kecakapan fisik, emosional, dan spiritual yang mumpuni.

“Bagaimana kita memberikan penguatan terhadap resource atau sumber daya manusia. Tentu diperlukan sumber daya manusia yang unggul, yang punya kecakapan tidak saja secara fisik yang paripurna, tapi kemampuan emosional, spiritual, itu betul-betul mumpuni. Ini yang akan terus kita siapkan,” lanjutnya.

Dalam pesannya kepada para ASN, Ali Kuncoro menekankan pentingnya loyalitas dan dedikasi dalam melayani masyarakat.

“Anda semua sebagai ujung tombak pemerintah kota yang di bawah yang sudah tiap hari mendengarkan secara langsung keluhan dari masyarakat, harapan dari masyarakat, ingin dari masyarakat yang tentu sangat beragam, sangat berwarna, dan memang harus kita akui, tidak semua bisa kita lakukan. Tapi setidaknya saya sangat mengapresiasi secara mendalam kecepatan untuk merespon setiap permasalahan yang muncul di masyarakat,” tegasnya.

Ali Kuncoro juga mengingatkan bahwa setiap pemimpin memiliki tantangan dan masa kepemimpinannya sendiri.

“Siapapun pemimpinnya jangan dibandingkan, apple to apple, setiap pemimpin itu ada permasalahannya sendiri-sendiri, setiap pemimpin itu ada masanya sendiri-sendiri. Apapun tugasnya yang diberikan, tugasnya ASN harus loyal. Harus loyal, harus patuh,” imbuhnya.

Dengan pelatihan ini, Pj Wali Kota Mojokerto berharap tercipta ASN unggul yang siap menghadapi berbagai tantangan pemerintahan di masa mendatang.

Diketahui, acara pelatihan tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo dan Ketua Tim Perencanaan dan Evaluasi Kinerja Pembangunan Daerah, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Timur. (Riris*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page