Smelter Tembaga Gresik Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa

Avatar of Redaksi
Kebakaran Slemeter Gresik, Senin (14/10/2024)
Kebakaran PT Freeport Slemeter Gresik, Senin (14/10/2024) (Youtube XSpace Radio / Kabarterdepan.com)

Gresik, Kabarterdepan.com – PT Freeport Tembaga Gresik Indonesia menginformasikan bahwa terjadi kebakaran di pabrik asam sulfat di smelter tembaga yang terletak di Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE), Gresik, Jawa Timur, pada Senin (14/10/2024) sekitar pukul 17.45 WIB.

VP Corporate Communications PT Freeport Indonesia, Katri Krisnati, menyatakan bahwa tim tanggap darurat perusahaan sedang berupaya memadamkan api. “Tim tanggap darurat PTFI bergerak cepat untuk menangani kebakaran ini,” ujarnya. Katri menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, dan keselamatan karyawan menjadi prioritas utama.

Sebagai informasi, smelter tembaga di Gresik ini baru saja diresmikan untuk produksi katoda tembaga perdana pada 23 September 2024, yang disaksikan oleh Presiden Joko Widodo. Smelter ini dikenal sebagai yang terbesar di dunia dengan kapasitas pengolahan konsentrat tembaga mencapai 1,7 juta ton per tahun.

Bersama smelter pertama yang dikelola PT Smelting, kedua fasilitas ini diharapkan dapat memurnikan total 3 juta ton konsentrat tembaga per tahun, menghasilkan 1 juta ton katoda tembaga, serta 50 ton emas dan 200 ton perak setiap tahunnya.

Selain itu, mulai bulan depan, PT Freeport juga akan memproduksi emas dari fasilitas Precious Metal Refinery (PMR) yang merupakan bagian dari smelter ini, dengan target produksi sekitar 50-60 ton emas.

Total investasi untuk proyek ini mencapai US$ 3,7 miliar atau setara dengan Rp 58 triliun, dan mencakup lahan seluas 104 hektar. (Firda*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page