
Jember, Kabarterdepan.com- Bupati Jember Hendy Siswanto memimpin rapat koordinasi Sinergi dan Kolaborasi Mingguan setiap Rabu (Si Rambo) di Kantor Taspen Jember, Rabu, (29/5/2024) pagi.
Dalam rapat koordinasi ini Bupati Jember menegaskan bahwa inflasi1https://www.antaranews.com/berita/4039407/bps-kelompok-makanan-jadi-penyumbang-inflasi-terbesar-di-jember di Jember pada bulan April 2024 turun.
Kegiatan Si Rambo kali ini terbilang cukup spesial. Biasanya hanya diikuti Forkopimda, OPD ,BUMN juga intansi vertikal di Jember, namun kali ini juga ada tamu undangan dari Pemkot Probolinggo.
Bupati Jember menyampaikan bahwa Si Rambo adalah sebuah forum yang membahas tentang program dari Pemerintah Pusat. Adapun tujuannya, yakni untuk mengevaluasi inflasi di Kabupaten Jember dan Jawa Timur. Selain itu forum Si Rambo juga membahas terkait langkah strategis untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Dulunya tingkat perekonomian Jember terbilang rendah,” ungkap bupati.
Oleh karena itu, Pemkab Jember rutin mengadakan Si Rambo bersama forkopimda, kepala OPD, perbankan, perguruan tinggi, dan berbagai pihak yang menjadi penyokong penting dalam tumbuhnya ekonomi masyarakat.
Inflasi di Jember Naik Relatif Kecil
Sementara itu Tri Erwandi Kepala Badan pusat statistik Jember mengatakan, kondisi inflasi di Jember menjelang idul Adha ada inflasi di Jember. Namun kenaikannya relatif kecil.
Hal itu menurutnya diakibatkan terjadinya kenaikan pada makanan dan minuman, selain itu emas juga alami kenaikan, serta sejumlah kebutuhan pokok Jelang idul adha juga mengalami kenaikan.
“Seperti daging ayam, Telur, daging ayam, minyak, gula, cabe merah, cabe rawit, bawang merah, bawang putih serta daging sapi, perlu kita waspadai. Kenaikan inflasi pemicunya seperti makanan dan minuman karena Jember banyak kuliner,” Kata Irwandi.
Lanjut dia, inflasi di Jember selama tahun 2023 cukup rendah hingga bulan April 2024 mencapai 2,73 persen.
“Kondisi tersebut masih lebih baik bila dibanding Jawa Timur inflasinya di posisi 3,25 persen dan Nasional 3 persen,” pungkasnya. (Lana)
Sumber Berita :
- 1https://www.antaranews.com/berita/4039407/bps-kelompok-makanan-jadi-penyumbang-inflasi-terbesar-di-jember
