Kerusakan Jalan Kemlagi-Berat Kulon Sudah Lama, Pemkab Mojokerto Diminta Bertindak

Avatar of Redaksi
Jalan rusak yang membahayakan para pengguna jalan di jalur penghubung antara Desa Mojokusumo, Kemlagi, dengan Desa Berat Kulon di Kabupaten Mojokerto. (Ezra/Kabarterdepan.com)
Jalan rusak yang membahayakan para pengguna jalan di jalur penghubung antara Desa Mojokusumo, Kemlagi, dengan Desa Berat Kulon di Kabupaten Mojokerto. (Ezra/Kabarterdepan.com)

Kabupaten Mojokerto, Kabarterdepan.com – Bahaya mengintai para pengguna jalan di jalur penghubung antara Desa Mojokusumo, Kemlagi, dengan Desa Berat Kulon di Kabupaten Mojokerto.

Kondisi jalan di lokasi tersebut dilaporkan mengalami kerusakan parah berupa lubang dan retakan di berbagai titik, sehingga sangat membahayakan pengendara yang melintas.

Kerusakan ini telah memaksa banyak pengguna jalan untuk mengurangi kecepatan secara mendadak.

Tak jarang, pengendara harus berpindah jalur secara tiba-tiba ke sisi yang dianggap lebih aman demi menghindari bagian jalan yang retak dan berlubang. Tindakan mendadak ini tentu saja meningkatkan risiko kecelakaan di jalur tersebut.

Rusak Lama, Lubang Kian Melebar

Kondisi jalan yang memprihatinkan ini, menurut pengakuan warga, telah berlangsung cukup lama tanpa adanya perbaikan signifikan dari pihak terkait.

Hal ini menimbulkan keresahan, terutama bagi masyarakat yang sehari-hari menggunakan akses ini untuk kegiatan mereka.

Seorang warga setempat, yang diinisialkan sebagai EK, mengungkapkan kekhawatiran masyarakat terhadap kondisi jalan tersebut.

“Lubangnya sudah lama, dan makin hari makin lebar. Kami berharap pengendara berhati-hati melintas di sini,” ujarnya, Kamis (13/11/2025).

Warga menilai jalan alternatif ini sebenarnya memiliki peran penting sebagai jalur penghubung antar desa. Namun, jika tidak segera diperbaiki, kondisi jalan dikhawatirkan dapat menimbulkan kecelakaan bagi pengendara yang melintas, terutama pada malam hari.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Mojokerto segera mengambil tindakan untuk memperbaiki jalan tersebut.

Dengan demikian, pengendara dapat kembali melintas dengan aman dan nyaman tanpa khawatir terhadap kerusakan jalan. (Ezra)

Responsive Images

You cannot copy content of this page