Wali Kota Mojokerto Ajak UMKM Manfaatkan Bantuan Permodalan dari Baznas

Avatar of Redaksi
WhatsApp Image 2025 08 06 at 19.57.36 7f44d770
Potret kegiatan sosialisasi potensi pemanfaatan UMKM di Kelurahan Gedongan. (Kominfo Kota Mojokerto)

Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari atau Ning Ita, mengimbau para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar memanfaatkan fasilitas bantuan permodalan yang disediakan oleh Baznas Microfinance Desa (BMD).

Bantuan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan omzet serta menjaga kelangsungan usaha di tengah tantangan ekonomi global.

Ning Ita menyampaikan bahwa Pemkot Mojokerto telah bekerja sama dengan sejumlah lembaga keuangan, termasuk Baznas, untuk menyediakan pinjaman modal dengan bunga sangat ringan, bahkan hingga 0 persen.

Fasilitas ini difokuskan untuk mendukung pengembangan usaha, seperti penambahan stok barang, peningkatan kapasitas produksi, maupun perluasan jangkauan pemasaran.

“Alhamdulillah, di Baznas tersedia bantuan pinjaman tanpa bunga. Tapi ini betul-betul harus digunakan untuk meningkatkan omzet penjualan, khusus untuk modal usaha, bukan untuk keperluan lainnya,” tegas Ning Ita dalam kegiatan Sosialisasi Potensi Pemanfaatan UMKM di Kelurahan Gedongan, Selasa (6/8/2025).

Ia juga menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung kebijakan pusat.

Presiden RI telah menginstruksikan kepada seluruh kepala daerah untuk mengambil langkah konkret dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi di daerah masing-masing.

“Kita perkuat segala aspek yang berkaitan dengan ekonomi. Misalnya untuk bahan pokok, agar harganya tetap terjangkau, kita bantu subsidi ongkos kirimnya supaya harga jual tidak membebani masyarakat. Ini bentuk nyata menjaga ekonomi daerah tetap berjalan,” jelasnya.

Selain bantuan modal dan subsidi distribusi, Pemkot Mojokerto juga secara rutin mengadakan berbagai kegiatan dan event yang menjadi wadah promosi serta penjualan bagi UMKM.

Kegiatan tersebut tak hanya diinisiasi oleh pemerintah kota, tapi juga melibatkan instansi lain seperti TNI dan Kejaksaan, melalui berbagai ajang seperti Karate Open Tournament Danramil Cup dan Kejari Cup 2025.

Ning Ita berharap para pelaku UMKM dapat memanfaatkannya secara optimal untuk pengembangan usaha, sehingga perputaran ekonomi di Kota Mojokerto dapat terus berjalan dengan baik dan tidak mengalami perlambatan. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page