Viral Tabrak Lari di Mojokerto! Dua Remaja Luka Parah, Sopir Kijang Innova Hitam Akhirnya Diciduk Polisi

Avatar of Redaksi
Tangkapan layar saat Toyota Kijang Innova menabrak pemotor di simpang empat eks Bentar, Kelurahan / Kecamatan Kranggan, Minggu (14/9/2025) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB (Redaksi / Kabarterdepan.com)
Tangkapan layar saat Toyota Kijang Innova menabrak pemotor di simpang empat eks Bentar, Kelurahan / Kecamatan Kranggan, Minggu (14/9/2025) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB (Redaksi / Kabarterdepan.com)

Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Peristiwa tabrak lari yang sempat menghebohkan warga Mojokerto akhirnya terungkap. Dua remaja asal Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, menjadi korban setelah dihantam Kijang Innova hitam di simpang empat eks Bentar, Kelurahan Kranggan, Kota Mojokerto, Minggu (14/9/2025) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

Aksi tabrak lari tersebut terekam jelas kamera CCTV di lokasi kejadian dan viral di media sosial. Dalam rekaman, tampak motor korban melaju dari arah Mengelo hendak berbelok ke barat. Namun, dari arah Jalan Raden Wijaya, sebuah Kijang Innova melaju kencang hingga menabrak keras motor korban di tengah persimpangan.

Bukannya berhenti, pengemudi minibus itu justru kabur ke arah barat meninggalkan kedua korban yang tergeletak di jalan. Akibatnya, MI dan MM harus dilarikan ke rumah sakit dengan luka serius.

Kasat Lantas Polres Mojokerto Kota, AKP Galih Yasir Mubaroq, membenarkan pihaknya sudah mengamankan pelaku berinisial RDS, warga Mlirip, Kabupaten Sidoarjo.

“Saat kami lakukan pemeriksaan, benar mobil tersebut dalam kondisi rusak akibat kecelakaan. Pelaku RDS mengakui perbuatannya,” jelas Galih, Senin (15/9/2025).

Menurut keterangan polisi, pelaku tidak berhenti karena mengikuti ajakan temannya berinisial FH untuk diantar ke wilayah Puri, Mojokerto. Setelah itu, RDS pulang ke rumah tanpa melapor ke polisi maupun memberi pertolongan kepada korban.

Kini, mobil Toyota Kijang Innova hitam tersebut sudah diamankan sebagai barang bukti di Polres Mojokerto Kota.

“Unit Laka telah membawa kendaraan itu ke kantor untuk penyidikan lebih lanjut,” tegas AKP Galih.

Kasus ini sekaligus menjadi peringatan bagi pengendara agar tidak lari dari tanggung jawab usai kecelakaan lalu lintas.

Responsive Images

You cannot copy content of this page