
Jombang, kabarterdepan.com – Sebuah tugu di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, senilai Rp1 miliar yang baru dua bulan selesai dibangun, ambruk diterjang angin puting beliung.
Bangunan tugu yang terletak di Desa Gondangmanis, Kecamatan Bandarkedungmulyo, itu terlihat patah pada bagian atas dan roboh ke samping.
“Rusaknya kena angin kemarin (11/12) sore, memang hujan dan angin kencang,” terang Solikan, warga di lokasi, Jumat (12/12/2025).
Padahal, tugu tersebut sebelumnya digadang-gadang menjadi ikon baru Kabupaten Jombang dan baru melewati masa pembangunan yang rampung pada pertengahan Oktober.
“Padahal ya baru selesai dibangun, entah kualitasnya entah gimana,” lontarnya.
Terpisah, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Jombang, Bayu Pancoroadi, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
“Ya, informasi awal yang kami terima karena ada angin puting beliung. Teman-teman nantinya akan tinjau ke lokasi,” jelasnya.
Anggaran Pembangunan Tugu Jombang Baru
Untuk diketahui, proyek yang dirancang sebagai landmark Kabupaten Jombang ini dibangun di atas lahan aset pemkab seluas 728 meter persegi, tepat di sisi barat jalan nasional.
Anggaran pembangunan mencapai Rp1.033.538.875 dari APBD 2025, dengan masa kerja 120 hari kalender sejak kontrak diteken pada 17 Juni.
Pembangunan Tugu Jombang dikerjakan oleh CV Ardi Konstruksi, dalam pekerjaannya, kontraktor sempat molor 13 hari dari batas akhir 17 Oktober. Sehingga kontraktor menanggung denda keterlambatan sebesar Rp13 juta.
Komisi C DPRD Jombang bahkan sempat melakukan sidak pada akhir Oktober lalu untuk memastikan kualitas pekerjaan. Hasilnya, dewan tidak menemukan masalah struktural, hanya menyoroti lokasi tugu yang dinilai kurang tampak dari jalan utama.
Meski bangunan telah dinyatakan selesai, tanggung jawab pemeliharaan masih berada pada kontraktor selama masa pemeliharaan enam bulan hingga satu tahun.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kontraktor belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab robohnya tugu Jombang maupun langkah perbaikan yang akan ditempuh. (Karimatul Maslahah)
