Tinjau Sekolah Rakyat, Prabowo Targetkan 500 SR di Wilayah Tertinggal

Avatar of Redaksi
WhatsApp Image 2025 09 11 at 15.23.51 d91e0bd7
Potret Presiden Prabowo usai kunjungannya ke Sekolah Rakyat Margaguna (SRMA) 10 Jakarta. (Youtube Sekretariat Presiden)

Jakarta, Kabarterdepan.com — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meninjau langsung ke Sekolah Rakyat Margaguna (SRMA) 10, Jakarta Selatan, Kamis (11/9/2025).

Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda kerja Presiden dalam memantau kondisi fasilitas pendidikan sekaligus mendengar aspirasi dari pihak sekolah serta masyarakat sekitar.

Prabowo menyampaikan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan khususnya pembangunan sekolah rakyat yang menjadi tumpuan bagi masyarakat menengah ke bawah terutama di daerah-daerah tertinggal.

“Saya tidak menduga begitu cepat, tahun depan kita tambah seratus lagi. Setiap tahun seratus, sasaran kita 500 Sekolah Rakyat di titik-titik, di kantong-kantong wilayah yang paling tertinggal. Rakyat kita yang paling ekonominya susah kalau istilahnya desil satu dan dua. Tapi saya sedang merencanakan untuk desil dua, tiga, empat, lima supaya semua anak-anak kita mendapat pendidikan dengan fasilitas yang bagus,” ujar Prabowo.

Selain meninjau ruang kelas, Prabowo juga menyempatkan diri berdialog dengan guru, siswa, dan wali asrama.

“Saya kira cukup berprestasi, Kementerian Sosial, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, para guru, wali asrama, semua pihak yang telah bekerja keras,” ungkapnya.

Prabowo juga menegaskan jika Indonesia tidak boleh ketinggalan dengan negara-negara lain terutama dari sektor pendidikan. Prabowo berharap dengan adanya Sekolah Rakyat ini bisa atau bahkan dapat membantu para anak-anak muda untuk mencapai cita-citanya.

“Alhamdulillah Sekolah Rakyat jadi anak-anak yang putus sekolah bisa sekolah, anak-anak yang tadinya mungkin merasa rendah diri karena orang tuanya sangat susah hidupnya. Kita tarik keluar, kita beri lingkungan yang sebaik-baiknya supaya dia percaya diri dan dapat pendidikan yang terbaik,” tambahnya.

Sekolah rakyat memang ditujukan untuk membantu para anak-anak Indonesia yang putus sekolah akibat ekonomi.

“Jadi kita ingin mengejar ketertinggalan kita, kita harus sadar, harus koreksi, kita akui mungkin belum efesien, masih banyak bocoran. Kita sadar kekurangan-kekurangan,” tandas Prabowo.

Kunjungan Prabowo ke SRMA 10 Margaguna ini juga menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah sedang memfokuskan program pembangunan sumber daya manusia sebagai salah satu pilar utama pembangunan nasional. (Izhah)

Responsive Images

You cannot copy content of this page